Tuesday, April 16, 2013

KECEPATAN PROSESOR : DARI MEGAHERTZ SAMPAI PICODETIK


Banyak sekali kita mendapat iklan PC yang mengatakan seperti ini, “prosesor intel celeron 2,4 GHz,” “Prosesor Intel Pentium 2,8 GHz,’ atau “AMD Athlon 64 FX-57 2,8 GHz,”GHz adalah singkatan dari “gigahertz”. Satuan ini menunjukkan seberapa cepat mikroprosesor dapat memproses data dan mengeksekusi inturuksi program.
Setiap mikroprosesor berisi sebuah sistem clock, yang bertugas mengontol kecepatan semua operasi dalam komputer. Sistem clock menggunakan getaran yang stabil dari kristal quartz yang bisa memberikan detak digital atau “tick” bagi CPU. “Detak digital” inilah yamng dinamakan cycle. Angka clock speed yang lebih tinggi berarti pemrosesan data dan intruksi program juga dilaksanakan semakin cepat, sepanjang sirkuit internal komputer mampu menagani peningkatan kecepatan tersebut.
Terdapat empat cara untuk mengukur kecepatan pemrosesan, yang akan dibahas berikut ini.
Mikrokomputer: kecepatan mikroprosesor mikrokomputer masa lalu dinyatakan dalam megahertz (MHz). sebuah ukuran frekuensi yang ekuivalen dengan 1 juta cycle (detak system clock) per detik. PC IBM pertama memiliki clock speed 4.77 MHz yang ekuivalen dengan 4.77 juta cycle per detik. Prosesor generasi terbaru buatan AMD dan Intel beroperasi dalam satuan Gigahertz (GHz) atau satu miliar per detik. Beberapa ahli memperkirakan bahwa pada tahun 2010 akan ditemukan prosesor berkecepatan 50 GHz, sebuah angka yang cukup tinggi dan bisa dimanfaatkan untuk menjalankan fungsi-fungsi semisal antarmuka bersuara manusia dan penerjemah suara yang sesungguhnya. Akan tetapi, semakin cepat CPU, maka semakin besar pula daya yang dibutuhkan dan makin tinggi pula panas yang dihasilkan. Oleh karena itu, daripada meningkatkan clock speed, yang membutuhkan transistor lebih kecil dan kiat-kiat teknik khusus, produsen chip seperti AMD dan Intel saat ini lebih berkonsentrasi untuk membuat inti CPU kedua dan menjalankan secara paralel (teknologi multicore atau dualcore).
Perbandingan Prosesor Mikrokomputer Populer
Tahun
Nama Prosesor
Clock Speed
Transistor
2006
Intel Pentium EE 840 dual-core
3,2 GHz (tiap core)
230 juta
2005
Intel Pentium 4 660
3,6 – 3,7 GHz
169 juta
2005
AMD Athlon 64 X2 dual-core
2 GHz (tiap core)
105,9 juta
2005
Intel Pentium 2 Montecito dual-core
2 GHz (tiap core)
1,7 miliar
2004
IBM PowerPC 970FX (G5)
2,2 GHz
58 juta
2003
AMD Opteron
2 – 2,4 GHz
37,5 juta
2002
Intel Itanium 2
1 GHz dan lebih
221 juta
2002
AMD Athlon MP
1,53 – 1,6 GHz
37,5 juta
2001
Intel Xeon
1,4 – 2,8 GHz
140 juta
2001
Intel Mobile Pentium 4
1,4 – 3,06 GHz
55 juta
2001
AMD Athlon XP
1,33 – 1,73 GHz
37,5 juta
2001
Intel Itanium 2
733 – 800 MHz
25,4 – 60 juta
2000
Intel Pentium 4 660
1,4 – 3,06 GHz
42 – 55 juta
1999
Motorola PowerPC 7400(G4)
400 – 500 MHz
10,5 juta
Workstation, Minikomputer dan Mainframe: kecepatan pemroses juga dapat di ukur berdasarkan jumlah instruksi per detik yang dapat di proses komputer. MIPS adalah singkatan dari “million of instuctions per second” atau jutaan instruksi per detik. MIPS digunakan untuk menghitung kecepatan pemrosesan pada mainframe, minikomputer, dan workstation. Sebuah workstation bisa berkecepatan 100 MIPS atau lebih, sedangkan mainframe berkisar antara 200 – 1.200 MIPS.
Superkomputer. Flops adalah kecepatan dari “floating point operations per second”. Operasi floating point sendiri merupakan kalkulasi matematik khusus. Satuan ini terutama digunakan pada superkomputerdan dinyatakan dalam megaflop (mflops atau jutaan operasi floating point per detik), gigaflop (Gflops), dan teraflop(tflops). Superkonduktor IBM blue Blue Gene/L berkecepatan 280,6 teraflop. Nantinya kecepatan superkonduktor baru akan di hitung dalam satuan petaflop.
Semua jenis komputer. Cara lain untuk menghitung waktu cycle adalah dalam satuan fraksi per detik. Sebuah mikrokomputer beroperasi dalam mikrodetik. Sedangkan superkomputer dalam nanodetik atau pikodetik. Satu milidetik sama dengan seperseribu detik. Satu mikrodetik adalah seperjuta detik. Satu nanodetik adalah sepermiliar detik dan satu piko detik adalah sepertriliun detik.

0 comments:

Post a Comment

Followers

  © Blogger template 'A Click Apart' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP