Wednesday, February 25, 2015

Perbedaan Mac OS dan Windows Beserta Keunggulannya



Machintosh atau sering disebut juga MacOS adalah sistem operasi yang dibuat oleh Apple Computer yang pada awalnya dirancang khusus untuk komputer dengan mesin machintosh, yaitu mesin komputer yang dirancang  memiliki arsitektur khusus untuk MacOS yang bersifat exclusive dan berlisensi tertutup dan khusus atau terbatas. Sehingga MacOS pada waktu itu tidak kompatibel dengan PC dengan arsitektur x86 yang ada.

Selain itu ada beberapa perbedaan mendasar yang membedakan antara MacOS dengan Ms. Windows sebagai market leader sistem operasi dewasa ini. Perbedaan itu antara lain :

1.            Kernel, MacOS adalah salah satu sistem operasi yang menggunakan kernel dari jenis Mikro Kernel, sedangkan Ms. Windows menggunakan Monolitik kernel. Perbedaan antara Mikro dan Monolitik kernel ialah Kernel monolitik mengintegrasikan banyak fungsi di dalam kernel dan menyediakan lapisan abstraksi perangkat keras secara penuh terhadap perangkat keras yang berada di bawah sistem operasi. Sedangkan Mikrokernel menyediakan sedikit saja dari abstraksi perangkat keras dan menggunakan aplikasi yang berjalan di atasnya—yang disebut dengan server—untuk melakukan beberapa fungsionalitas lainnya. Untuk pembahasan mengenai kernel lebih lanjut akan saya bahas pada postingan selanjutnya.
2.            Jenis Lisensi dan Penginstallan, MacOS pada awalnya adalah sistem operasi embeded atau sistem operasi yang ditanam atau diinstal langsung dari pabrikannya, dan lisensinya exclusive hanya untuk mesin-mesin buatan Apple Computer, seperti Macbook, MacPro PC, iPad, iBook. Sedangkan Ms. Windows kita bisa membeli berbagai jenis lisensi yang disediakan antara lain OEM, FPP (Full Package Program), Pre Installed dan bisa diinstal di mesin PC apa saja asal berarsitektur IBM PC x86 atau x86-64.
3.            Kemampuan Rendering, berkat menggunakan kernel berjenis Mikro Kernel MacOS memiliki performa yang luar biasa dalam masalah rendering dan kemampuan pada grafis yang menakjubkan. Maka tidak salah jika MacOS sering dijadikan pilihan bagi para Grafis Disainer Profesional. Sebagai perbandingan, jika kita melakukan rendering objek 3D pada MacOS dan Windows, maka MacOS akan jauh meninggalkan Windows dalam masalah performa. Tapi satu hal yang disayangkan, meski MacOS memiliki kemampuan luar biasa dalam rendering 3D dan disain grafis, tetapi MacOS tidak familiar dengan Games. Berbeda dengan Windows yang sangat familiar dengan Games.
4.            Keamanan, sudah jelas untuk keamanan MacOS jauh lebih aman dari pasa Windows walaupun MacOS berjalan tanpa Antivirus dan Firewall. Hal ini dikarenakan selain popularitas MacOS yang berbeda jauh dengan windows (pengguna MacOS tidak lebih dari 5% dari pengguna komputer di dunia). Sehingga diasumsikan para hacker dan pembuat virus lebih tertarik membuat malware yang bisa berjalan di Windows daripada di MacOS.
5.            Kehandalan Mengelola Jaringan, dalam masalah ini MacOS harus mengaku kalah dari Windows. Karena ternya MacOS lebih piawai dalam urusan single komputer daripada network komputer.Walau memang MacOS masih bisa terhubung dengan komputer lain via jaringan, tetapi Windows lebih piawai dan handal. Dan yang lebih membedakan lagi Server berbasis Windows jauh lebih powerful dan populer ketimbang MacOS.
6.            Harga, MacOS memiliki harga lisensi yang jauh lebih mahal daripada Windows. Jika kita bandingkan sebuah Notebook yang terinstall Windows 7 Home Edition Original dan spesifikasi standart bisa dibandrol sekitar 5 Juta sampai 7 Juta rupiah, beda halnya dengan MacOS pada MacBook dengan spesifikasi hampir sama bisa dibandrol sekitar 10 juta sampai 13 Juta.
7.            Maintenance, dalam masalah perawatan dan perbaikan jika ada kerusakan MacOS jauh lebih rumit daripada Windows. Dan tidak jarang jika ada kerusakan yang terjadi pada MacOS, hanya bisa diperbaiki oleh perusahaan Apple nya sendiri, atau dengan kata lain kita kirim ke Apple untuk diperbaiki. Dan jarang-jarang ada teknisi rumahan yang menyediakan jasa perbaikan MacOS.
8.            User Interface dan Desktop, untuk UI dan Desktop MacOS lebih bagus juga Multiple Desktop dan lebih menarik daripada Windows walaupun sebenarnya hal itu dikembalikan kepada masalah selera.
9.            Kompabilitas Hardware dan Software, untuk masalah kompabilitas MacOS memiliki dukungan jauh lebih sedikit daripada Windows, hal ini disebabkan dari masalah lisensi exclusive yang digunakan MacOS.
10.         Patch, karena kita sudah faham kalo Windows itu jauh lebih rapuh dalam soal keamanan maka sudah bisa dipastikan jumlah Patch untuk Windows jauh lebih banyak daripada MacOS
Kelebihan yang ditawarkan MacOS :
1.            Memiliki performance yang sangat bagus untuk desain grafis
2.            Memiliki sistem yang jauh lebih stabil
3.            User Interface dan Desktop yang menarik
4.            Memiliki kemampuan multi-tasking dan multiple desktop
5.            Bisa mengenali file dengan format populer ataupun tidak dari sistem operasi lain
6.            File yang dibuat di MacOS bisa dikenali oleh Windows
7.            Lebih aman dari virus malware dan kawan-kawannya
8.            Mudah untuk digunakan
9.            Memiliki dukungan vendor yang jelas

Kekurangan MacOS :
1.            Harga lisensi yang Sangat Mahal
2.            Tidak cocok untuk game dan digunakan Server
3.            Maintenance dan perbaikan jika terjadi kerusakan jauh lebih sulit dan rumit
4.            Hanya cocok untuk Desain Grafis dan Multimedia
5.            Dukungan hardware dan Software jauh lebih sedikit daripada Windows
Versinya MacOS hingga saat ini:
-. Mac OS X Version 10.0: "Cheetah"
-. Mac OS X Version 10.1: "Puma"
-. Mac OS X Version 10.2: "Jaguar"
-. Mac OS X Version 10.3: "Panther"
-. Mac OS X Version 10.4: "Tiger"
-. Mac OS X Version 10.5: "Leopard"
-. Mac OS X Version 10.6: "Snow Leopard"




Operating System Mac OS

Mac OS adalah system operasi (Operating System) yang biasa digunakan pada prangkat computer dengan brand Apple. Pada generasi pertama perakitan Apple, Mac OS sudah dirancang dan dilengkapi dengan perangkat GUI yang sangat menarik dan simple. Hal tersebut dapat kita perhatikan ketika Steve Jobs dan Steve Wozniak merancang desain pertama Apple pada tahun 1984 (pada saat itu nama Apple belum terpikirkan), mereka sudah memikirkan bagaimana agar perangkat yang mereka bentuk dapat memuaskan serta memudahkan penggunanya (pada saat itu dunia computer sedang dalam era pengembangan personal computer). Sebagai contoh mudah dimana system Mac OS memberikan kemudahan pagi pengguna dapat kita perhatikan dari cara installasi program/software yang tidak ada button install cukup drag to application dan otomatis program tersebut akan terpasang di dalam unit Apple. Mac OS itu sendiri berjalan pada system UNIX yang pada sifat dasarnya lebih mudah dari pada system bios MS-DOS dan proses penyortiran running program yang lebih baik dari pada DOS. 

Sejarah Singkat Mac OS Beserta Perangkat-Perangkat Pendukungnya

Versi awal dari Mac OS yang kompatibel hanya dengan procesor Motorola 68000-berbasis Macintosh. Seperti Apple memperkenalkan komputer dengan hardware PowerPC, OS porting untuk mendukung arsitektur ini juga. Mac OS 8.1 adalah versi terakhir yang bisa berjalan di prosesor "68K" (yang 68.040). Mac OS X, yang telah menggantikan "Classic" Mac OS, kompatibel dengan hanya prosesor PowerPC dari versi 10.0 ("Cheetah") untuk versi 10.3 ("Panther"). PowerPC dan prosesor Intel yang didukung di versi 10.4 ("Tiger", Intel hanya didukung setelah update) dan versi 10.5 ("Leopard"). Versi 10.6 ("Snow Leopard") dan kemudian dukungan hanya prosesor Intel. Sistem operasi Macintosh awal awalnya terdiri dari dua buah perangkat lunak, yang disebut "Sistem" dan "Finder", masing-masing dengan nomor versi sendiri. Sistem 7.5.1 adalah yang pertama untuk menyertakan logo Mac OS (variasi pada Selamat asli Mac startup ikon), dan Mac OS 7,6 adalah yang pertama diberi nama "Mac OS". Sebelum pengenalan G3 sistem berbasis PowerPC kemudian, bagian-bagian penting dari sistem disimpan dalam ROM fisik pada motherboard. Tujuan awal dari ini adalah untuk menghindari menggunakan sampai penyimpanan terbatas disket pada dukungan sistem, mengingat bahwa Mac awal tidak memiliki hard disk. (Hanya satu model Mac pernah benar-benar bootable dengan menggunakan ROM saja, model yang klasik Mac 1991.) Arsitektur ini juga memungkinkan untuk antarmuka grafis OS sepenuhnya pada tingkat terendah tanpa perlu untuk konsol teks saja atau mode command-line. Kesalahan saat boot, seperti menemukan fungsi tidak ada disk drive, yang dikomunikasikan kepada pengguna grafis, biasanya dengan ikon atau font Chicago khas bitmap dan berpadu of Death atau serangkaian beep. Hal ini berbeda untuk komputer waktu itu, yang ditampilkan pesan tersebut dalam font mono-spasi pada latar belakang hitam, dan diperlukan penggunaan keyboard, bukan tikus, untuk input. Untuk memberikan keindahan seperti pada tingkat rendah, Mac OS tergantung pada perangkat lunak sistem inti dalam ROM pada motherboard, sebuah fakta yang kemudian membantu untuk memastikan bahwa Apple hanya komputer atau klon berlisensi (dengan hak cipta yang dilindungi ROM dari Apple) bisa menjalankan Mac OS. Mac OS dapat dibagi menjadi dua keluarga: Klasik Mac OS keluarga, yang didasarkan pada kode Apple sendiri Mac OS X sistem operasi, yang dikembangkan dari Mac keluarga Klasik OS, dan NeXTSTEP, yang berbasis UNIX.
NeXTSTEP sendiri adalah perusahaan yang didirikan Steve Jobs (sendiri) setelah keluar dari Apple.Inc. Di era itu NeXT dibuat Steve J untuk membuat komputer2 dengan basis yang lebih hebat dari Apple karena di era itu Steve Jobs juga bekerja di Walt Desney untuk mengerjakan Toys Story 1. Maka kalo dapat disimpulkan produk-produk yang dibuat NeXT bersama Steve adalah komputer-komputer raksasa dengan spesifikasi hebat.



"Classic" Mac OS (1984-2001)

Sejarah Mac OS Asli 1984 Macintosh desktop yang "Klasik" Mac OS adalah ditandai oleh kurangnya total dari baris perintah, yang merupakan sistem operasi yang sepenuhnya grafis. Versi Mac OS sistem ke 4 hanya menjalankan satu aplikasi pada satu waktu. Meski begitu, hal tersebut ada keuntungannya yaitu kemudahan penggunaan. Mac OS membuat sistem multitasking pada sistem ke 5, yang berlari pada SE

Mac dan Macintosh II. Hal itu dikritik banyak pihak karena manajemen memori yang sangat terbatas, kurangnya memori yang dilindungi, dan kerentanan terhadap konflik antara "ekstensi" sistem operasi yang menyediakan fungsionalitas tambahan (seperti jaringan) atau dukungan untuk perangkat tertentu. Beberapa ekstensi mungkin tidak bekerja dengan baik bersama, atau bekerja hanya saat dimuat dalam urutan tertentu. Masalah Mac OS ekstensi bisa menjadi proses yang memakan waktu trial and error.

Macintosh awalnya menggunakan Sistem Macintosh File (MFS), sebuah sistem flat file dengan hanya satu tingkat folder. Ini segera diganti pada tahun 1985 oleh Sistem Hierarchical File (HFS), yang memiliki pohon direktori yang benar. Kedua sistem file yang lain yang kompatibel.
Sistem file yang paling sering digunakan dengan DOS, Unix, atau sistem operasi lain memperlakukan sebuah file hanya sebagai urutan byte, memerlukan aplikasi untuk mengetahui byte mewakili apa jenis informasi. Sebaliknya, MFS dan HFS memberikan dua file berbeda "tipe". Tipe data berisi jenis informasi yang sama sebagai sistem file lain, seperti teks dokumen atau bitmap dari sebuah file gambar. Sumber daya tipe berisi data terstruktur lainnya seperti definisi menu, grafik, suara, atau segmen kode. Sebuah file mungkin hanya terdiri dari sumber daya dengan tipe data kosong, atau hanya tipe data dengan tanpa tipe sumber daya (source). Sebuah file pengolah kata bisa berisi teks dalam tipe data dan informasi perintah dalam tipe sumber daya (source), sehingga aplikasi yang tidak mengenali model informasi masih dapat membaca teks mentah.

Di sisi lain, pembuatan tipe ini akan memberikan tantangan untuk interoperabilitas dengan sistem operasi lain: bagaimana satu salinan file dua-cabang ke dalam sistem file yang berbeda, atau di sistem file transfer, atau menanamkan ke dalam email? Dalam menyalin atau mentransfer file MacOS untuk sistem non-Mac, implementasi default hanya akan mengakses file tipe sumber dayanya (source).


Versi PowerPC

Mac OS X sampai dengan dan termasuk Mac OS X v10.4 Tiger menggunakan sistem yang tidak jauh berbeda dengan klasik, gunanya untuk tetap dapat menjalankan aplikasi Mac yang lebih tua. Seperti menjalankan salinan lengkap dari Mac OS yang lebih tua, versi 9.1 atau lambat, dalam proses Mac OS X. Mac berbasis PowerPC dikirimkan dengan Mac OS 9.2 serta Mac OS X. Mac OS 9.2 harus diinstal oleh pengguna karena tidak terinstal secara default pada perangkat keras yang dirilis. Beberapa hardware juga harus di install karena tidak bisa bisa di diteksi secara langsung oleh OS (Mac OS hanya membaca nama perangkat tidak dapat mendevenisikan kegunaan perangkat).

Pengguna Mac OS umumnya upgrade ke Mac OS X, tapi banyak dikritik sebagai yang lebih sulit dan kurang user-friendly dari Mac OS asli, karena kurangnya fitur tertentu yang belum kembali dilaksanakan di OS baru, atau untuk menjadi lebih lambat pada hardware yang sama (hardware terutama yang lebih tua), atau lainnya, kadang-kadang tidak kompatibel serius dengan OS yang lebih tua [6] Karena driver (untuk printer, scanner, tablet, dll) yang ditulis untuk Mac OS yang lebih tua tidak kompatibel. dengan Mac OS X, dan karena kurangnya dukungan Mac OS X untuk mesin Apple yang lebih tua, sejumlah besar pengguna Macintosh terus menggunakan lebih tua klasik Mac OS.

Pada bulan Juni 2005, Steve Jobs mengumumkan di keynote Worldwide Developers Conference bahwa Apple komputer akan transisi dari PowerPC ke prosesor Intel dan dengan demikian menjatuhkan kompatibilitas pada mesin-mesin baru yang berhubungan Mac OS Classic. Pada konferensi yang sama, Jobs mengumumkan Kit Transisi Pengembang yang mencakup versi beta dari perangkat lunak Apple termasuk Mac OS X menyatakan bahwa pengembang terus menguji aplikasi yang berjalan di Mac Intel-powered. Pada bulan Januari 2006, Apple merilis komputer Macintosh pertama dengan prosesor Intel, iMac dan MacBook Pro, dan pada bulan Februari 2006, Apple merilis Mac mini dengan Intel Core Solo dan Duo processor.

Pada 16 Mei 2006, Apple merilis MacBook, sebelum menyelesaikan transisi Intel pada tanggal 7 Agustus dengan Mac Pro. Untuk memudahkan transisi untuk pembeli (penguna) awal mesin-mesin baru, Mac berbasis Intel termasuk sebuah teknologi emulasi yang disebut Rosetta, yang memungkinkan mereka untuk menjalankan Mac OS X perangkat lunak yang dikompilasi untuk Macintosh berbasis PowerPC. Rosetta berjalan transparan, menciptakan pengalaman pengguna yang identik dengan menjalankan perangkat lunak pada mesin PowerPC, meskipun eksekusi biasanya lebih lambat dibandingkan dengan kode asli. Rosetta adalah instalasi opsional di Mac OS X 10,6 Snow Leopard dan tidak tersedia di Mac OS X 10.7 Lion.

Mac OS X

Mac OS X adalah terbaru dari Apple Inc 's baris Mac OS sistem operasi. Meskipun secara resmi ditetapkan sebagai hanya "versi 10" dari Mac OS, memiliki sejarah yang sebagian besar tergantung pada OS rilis sebelumnya Mac.

Sistem operasi adalah penerus Mac OS 9 dan "klasik" Mac OS. Ini adalah sebuah sistem operasi Unix, didasarkan pada sistem NeXTSTEP operasi dan kernel Mach yang Apple diperoleh setelah membeli NeXT Computer (perusahaan lain Steve Jobs), kembali ke Apple pada saat ini. Mac OS X juga memanfaatkan basis kode BSD.

Ada enam rilis signifikan dari versi klien, yang paling terbaru yang Mac OS X 10.7, disebut sebagai Lion. Seperti halnya versi klien, Mac OS X juga memiliki enam rilis signifikan sebagai versi server, disebut Mac OS X Server. Yang pertama, Mac OS X Server 1.0, dirilis dalam versi beta pada tahun 1999. Versi server arsitektur identik dengan versi client, dengan diferensiasi beberapa perangkat alat manajemen server, termasuk alat-alat untuk mengelola Mac OS X berbasis kelompok kerja, mail server, dan web server. Ada sistem yang membuat konektivitas dengan produk mac lainnya dan itu adalah sistem operasi default Xserve (yang sekarang telah dihentikan), merupakan fitur opsional pada Mac Mini dan Mac Pro, dan itu juga diinstal pada Mac yang lain.

Berbeda dengan versi klien, Mac OS X Server dapat berjalan dalam mesin virtual menggunakan perangkat lunak emulasi seperti Parallels Desktop dan VMWare Fusion.

Mac OS X juga merupakan dasar untuk IOS, (OS iPhone sebelumnya) yang digunakan pada iPhone Apple, iPod Touch, dan iPad.
Mac OS adalah singkatan dari Machintosh Operating System. Di buat ole Apple Computer khusus untuk komputer Machintosh dan tidak kompatibel dengan PC IBM. Diperkenalkan pada tahun 1984, Mac OS sejak tahun 2006 telah memiliki kompabilitas dengan arsitektur PowerPC maupun x86. Dan Mac OS versi 10.6 (Snow Leopard) adalah SO terbaru. Mac OS X adalah versi terbaru dari sistem operasi Mac OS untuk komputer Machintosh. Pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001.
MAC OS Contohnya adalah fitur tambahan yang tersedia untuk versi ini adalah piranti lunak untuk menjalankan fungsi-fungsi seperti SMTP, SMB, LDAP dan DNS. mencakup piranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasi Mac OS X adalah sistem operasi yang menggunakan kernel BSD sehingga beberapa kalangan mengatakan bahwa Mac OS X termasuk dalam keluarga Unix. Hal yang menarik dari OS ini adalah keindahan tampilannya sehingga menjadikannya panutan bagi pengembang desktop lain.[rujukan?] Rilis terakhir Mac OS diluncurkan sekitar bulan Mei 2005 dengan kode Tiger dengan versi 10.4. Tahapan-tahapan OSX:.
Apple baru-baru ini merilis versi terbaru dari sistem operasi mereka yaitu OS X Lion. Versi teranyar dari rangkaian OS X yang menjanjikan lebih dari 250 fitur baru ini cukup banyak membuat penasaran banyak orang. Apalagi dijual dengan harga yang cukup murah dan langsung bisa didapatkan di Mac App Store. Dibalik Mac OS X Lion tentu pasti ada versi pendahulunya. Nah, sekarang kita akan mundur kebelakang, untuk mengenang beberapa versi OS X sebelumnya.

Progam Apple sengaja berusaha untuk meminimalkan kesadaran konseptual pengguna dari sistem operasi:  jadi tugas yang diperlukan dalam  pengetahuan sistem operasi lebih pada sistem lain akan tetapi dilakukan dengan gerakan mouse intuitif dan kontrol grafis sederhana pada Macintosh, membuat sistem lebih user-friendly dan mudah untukdikuasai. Ini akan membedakannya dari sistem maka saat ini seperti MS-DOS yang lebih teknis menantang untuk beroperasi.
Inti dari perangkat lunak sistem diadakan di ROM, dengan update disediakan secara gratis oleh dealer Apple (pada floppy disk). Keterlibatan pengguna dalam upgrade dari sistem operasi juga diminimalkan untuk menjalankan installer, atau hanya mengganti file sistem, kesederhanaan yang lagi dibedakan produk dari orang lain.

Mac OS adalah serangkaian grafis antarmuka berbasis sistem operasi pengguna yang dikembangkan oleh Apple Inc untuk baris Macintosh mereka sistem komputer. Mac OS dikreditkan dengan mempopulerkan antarmuka pengguna grafis. Bentuk asli dari apa yang Apple sekarang memanggil OS X adalah perangkat lunak sistem integral dan tidak disebutkan namanya pertama kali diperkenalkan pada tahun 1984 dengan Macintosh yang asli, dan disebut hanya sebagai perangkat lunak Sistem.


Urutan Versi-Versi Mac OS X :

Mac OS X 10.0.0 – Cheetah


  “Cheetah” adalah versi pertama dari Mac OS X. Cheetah juga dikenal sebagai Mac OS X versi 10.0.0. Dirilis di tahun 2001, Cheetah menandai perubahan besar dari versi Mac OS sebelumnya. Dengan kode program yang benar-benar baru, gaya desktop dan sistem manajemen memori yang juga baru, cheetah merupakan evolusi di dunia PC dan Laptop dari Apple. Meskipun tidak sedikit yang memberikan kritik Cheetah pada masalah performa dan fitur-fitur yang “hilang” dari Mac OS, tetapi tidak dapat disangkal, Cheetah merupakan OS paling stabil yang dimiliki Mac pada waktu itu. Sedikit tambahan, di versi kali ini pihak Apple tidak menggunakan kata-kata Cheetah untuk media promosi, mereka lebih memilih Mac OS X.

  Mac OS X adalah versi terbaru dari sistem operasi Mac OS untuk komputer Macintosh. Sistem operasi ini pertama kali dikeluarkan pada tahun 2001. Karakter "X" adalah nomor Romawi yang berarti sepuluh, di mana versi ini adalah penerus dari sistem operasi yang digunakan sebelumnya seperti Mac OS 8Mac OS 9. Beberapa orang membacanya sebagai huruf "X" yang terdengar seperti "eks". Salah satu alasan mengapa mereka menafsir sedemikian karena tradisi untuk memberikan nama sistem operasi yang berbasis Unix dengan akhiran "x" (misalnya AIX, IRIX, Linux, Minix, Ultrix, Xenix). dan Mac OS X Server juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standardnya, dengan perbedaan bahwa versi Serverworkgroup dalam komputer berskala besar
Pada tanggal 24 Maret 2001, Apple merilis Mac OS X v10.0 (Cheetah internal CODEC). Versi awal lambat, tidak lengkap, dan memiliki aplikasi yang sangat sedikit tersedia pada saat peluncurannya, sebagian besar dari para pengembang independen. Sementara banyak kritikus menyarankan bahwa sistem operasi tidak siap untuk adopsi mainstream, mereka mengakui pentingnya peluncuran awal sebagai dasar yang untuk meningkatkan. Cukup melepaskan Mac OS X telah diterima oleh komunitas Macintosh sebagai prestasi besar, untuk upaya untuk merombak Mac OS telah berlangsung sejak tahun 1996, dan tertunda oleh kemunduran yang tak terhitung jumlahnya. Berikut beberapa perbaikan bug, panik kernel menjadi jauh lebih jarang.
  
Mac OS X 10.1 – Puma

  Puma, atau Mac OS X versi 10.1, merupakan versi update gratis dari Mac OS X 10.0 / Cheetah. Puma sendiri diluncurkan juga di tahun 2001. Apple juga meluncurkan update minor dari Puma yang akhirnya menjadi OS bawaan untuk produk Machintos Computer mereka. Perkembangan baru yang ditawarkan adalah kemudahan dan kecepatan “burning” CD / DVD, peningkatan kualitas DVD player, dan tambahan kompatibilitas terhadap driver printer. Pada waktu itu banyak kalangan yang menilai tidak banyak perubahan yang ditawarkan di Puma dan pada saat itu banyak juga orang yang mengeluhkan banyaknya bug yang membuat sistem crash di versi Puma ini.

Belakangan tahun itu pada 25 September 2001, Mac OS X v10.1 (Puma internal CODEC) dirilis. Ia memiliki kinerja yang lebih baik dan memberikan fitur yang hilang, seperti pemutaran DVD. Apple merilis 10.1 sebagai CD upgrade gratis untuk 10,0 pengguna, di samping versi kemas US $ 129 untuk orang yang menjalankan Mac OS 9. Hal ini ditemukan bahwa CD adalah CD meng-upgrade instalasi penuh yang bisa digunakan dengan Mac OS 9 sistem dengan menghapus file tertentu. Apple kemudian kembali merilis CD dalam format yang sebenarnya yang tidak memudahkan instalasi pada sistem tersebut. Pada tanggal 7 Januari 2002, Apple mengumumkan bahwa Mac OS X adalah untuk menjadi sistem operasi standar untuk semua produk Macintosh pada akhir bulan itu.

Mac OS X 10.2 – Jaguar

Versi selanjutnya dari Mac OS muncul di tahun 2001 dengan nama Jaguar. Jaguar berhasil memberikan perbedaan besar dari versi Puma dengan adanya peningkatan kecepatan, stabilitas, kompatibilitas dengan dan fitur-fitur baru lainnya. Address Book, Handwriting recognition software Inkwell, dan Mail program merupakan fitur tambahan yang memiliki daya tarik sendiri saat Jaguar di luncurkan. Jaguar sendiri merupakan produk OS Apple yang dipasarkan dengan nama kodenya (Jaguar) dan bukan dari nama versinya (Mac OS X versi 10.2).

 Pada tanggal 23 Agustus 2002, Apple ditindaklanjuti dengan Mac OS X v10.2 "Jaguar", rilis pertama yang menggunakan kode nama sebagai bagian dari branding. Ini membawa peningkatan kinerja yang hebat, terlihat lebih ramping, dan banyak perangkat tambahan yang kuat (lebih dari 150, menurut Apple), termasuk Ekstrim Kuarsa untuk grafis compositing langsung pada ATI Radeon atau Nvidia GeForce2 MX AGP berbasis kartu video dengan minimal 16Mb VRAM, sistem repositori lebar untuk informasi kontak di Buku Alamat baru, dan klien instant messaging bernama iChat. Mac yang telah muncul selama urutan startup untuk Mac OS hampir 18 tahun itu diganti dengan logo Apple yang besar abu-abu dengan pengenalan Mac OS X v10.2.

Mac OS X 10.3 – Panther

  Versi keempat dari rangkaian seri Mac OS X hadir dengan nama kode Panther. Dirilis setahun setelah versi Jaguar yaitu pada 2003, Panther dipromosikan memiliki lebih dari 150 fitur baru, termasuk live search engine di finder, Expose, TextEdit, Preview, dan Quick Time. Panther juga menandai peluncuran dari web browser keluaran Apple yaitu Safari. Safari sendiri di versi ini secara resmi menggantikan Internet Explorer untuk Mac.
Mac OS X v10.3 "Panther" dirilis pada tanggal 24 Oktober 2003. Selain memberikan peningkatan kinerja banyak, itu juga memasukkan update paling luas belum user interface. Panther dimasukkan sebagai banyak atau lebih banyak fitur baru sebagai Jaguar telah tahun sebelumnya, termasuk Finder diperbarui, menggabungkan antarmuka disikat-logam, pengguna beralih Cepat, Expose (manajer Window), FileVault, Safari, iChat AV (yang menambahkan fitur videoconference untuk iChat), peningkatan Portable Document Format (PDF) rendering dan jauh lebih besar Microsoft interoperabilitas Windows dukungan untuk beberapa komputer G3 awal seperti "Beige" Mac Power dan "Wallstreet"PowerBook”dihentikan.


MAc OS X 10.4 – Tiger

  Versi berikutnya adalah Mac OS X v10.4 atau dikenal dengan Tiger. Dirilis di tahun 2005, dan merupakan Mac OS X yang bertahan paling lama sebelum digantikan oleh versi Leopard di lebih dari 2 tahun berikutnya. Spotlight search engine diperkenalkan Apple pada versi Tiger ini. Kemudian mereka juga memperkenalkan beberapa fitur seperti Dashboard (sebuah sistem widget), versi terbaru dari Safari dan lain sebagainya.

Mac OS X v10.4 "Tiger" dirilis pada tanggal 29 April 2005. Apel menyatakan bahwa Tiger berisi lebih dari 150 fitur baru seperti Panther, mesin yang lebih tua tertentu tidak lagi didukung. Tiger membutuhkan Mac dengan built-in FireWire port di antara fitur-fitur baru, Tiger diperkenalkan spotlight. dashboard, Folder Smart, update program dengan Kotak Surat Smart, QuickTime 7, Safari 2, Pengotomasi, VoiceOver, Gambar dan Video Inti Core. Rilis awal dari Apple TV menggunakan versi modifikasi dari Tiger dengan antarmuka grafis yang berbeda dan aplikasi yang lebih sedikit dan jasa. Pada tanggal 10 Januari 2006, Apple merilis Mac berbasis Intel pertama bersama dengan update 10.4.4 untuk Tiger. Sistem operasi berfungsi identik pada Mac berbasis PowerPC dan Intel baru berbasis mesin, dengan pengecualian dari rilis Intel menjatuhkan dukungan untuk lingkungan Klasik.Hanya PowerPC Mac dapat di-boot dari salinan ritel dari Macan klien DVD , tapi ada sebuah DVD Universal Tiger Server 10.4.7 (8K1079) yang bisa boot baik PowerPC dan IntelMac.

Mac OS X 10.5 – Leopard

 Di tahun 2007, akhirnya Tiger harus memberikan tahtanya ke Leopard. Leopard adalah nama lain dari Mac OS X versi 10.5. Di versi Leopard kali ini, Apple melakukan banyak perubahan di tampilan desktop, dock, menu bar, dan juga finder. Leopard juga di senjatai dengan fitur baru seperti Backup utility time machine, kemudian upgrade dari spotlight dan photobooth. Leopard juga meningkatkan faktor keamanan dari Mac OS X.
Mac OS X v10.5 "Leopard" dirilis pada tanggal 26 Oktober 2007. Itu disebut oleh Apple "update terbesar dari Mac OS X". Hal ini membawa lebih dari 300 fitur baru [93] Leopard mendukung kedua PowerPC dan x86 berbasis Intel komputer Macintosh;. Dukungan untuk prosesor G3 dijatuhkan dan prosesor G4 diperlukan clock rate 867 MHz minimum, dan setidaknya 512 MB RAM yang akan diinstal. DVD tunggal bekerja untuk semua Mac yang didukung (termasuk mesin 64-bit). Fitur baru termasuk tampilan baru, sebuah Finder diperbarui, Time Machine, Spaces, Boot Camp pra-instal, [94] dukungan penuh untuk aplikasi 64-bit (termasuk aplikasi grafis), fitur baru di Mail dan iChat, dan sejumlah baru fitur keamanan. Leopard adalah UNIX Merek Terbuka 03 produk terdaftar pada platform Intel. Ini juga OS berbasis BSD UNIX pertama yang menerima sertifikasi 03. Leopard menjatuhkan dukungan untuk Lingkungan Classic dan semua aplikasi Classic. Ini adalah versi terakhir dari Mac OS X untuk mendukung arsitektur PowerPC.

Mac OS X 10.6 – Snow Leopard

  Versi ke-6 dari Mac OS X adalah Snow Leopard. Dirilis di tahun 2009 dengan kisaran harga £26. Snow Leopard di luncurkan dengan fokus di pembenahan performa. Apple menawarkan peningkatan performa, efisiensi, dan optimalisasi penggunaan memori. Di Snow Leopard sendiri fitur baru tidak terlalau menonjol.
Mac OS X v10.6 "Snow Leopard" dirilis pada tanggal 28 Agustus 2009. Daripada memberikan perubahan besar terhadap penampilan dan fungsionalitas pengguna akhir seperti rilis sebelumnya dari Mac OS X, Snow Leopard berfokus pada "bawah tenda" perubahan, meningkatkan kinerja, efisiensi, dan stabilitas dari sistem operasi. Untuk kebanyakan pengguna, perubahan yang paling mencolok adalah: ruang disk yang membebaskan sistem operasi setelah bersih menginstal dibandingkan dengan Mac OS X 10.5 Leopard, sebuah Finder lebih responsif ditulis ulang di Cocoa, backup Mesin Waktu lebih cepat, lebih ramah disk yang handal dan user menyemburkan, versi yang lebih kuat dari aplikasi Pratinjau, serta browser Safari web lebih cepat.
Menulis ulang dari Finder di asli Apple Cocoa API memungkinkan Finder untuk mengambil keuntungan dari teknologi baru yang diperkenalkan di Snow Leopard. Sebuah update dari web browser, Safari 4, termasuk meningkatkan kinerja dalam JavaScript dan HTML, yang menghasilkan web browsing lebih cepat. Mayoritas ini meningkatkan kinerja diaktifkan oleh interpreter JavaScript SquirrelFish baru, meningkatkan kinerja rendering JavaScript Safari oleh lebih dari 50%. The Top Sites baru juga menampilkan yang paling sering dikunjungi dan atau situs bookmark dalam tampilan panorama, memungkinkan pengguna untuk dengan mudah mengakses situs favorit mereka bersama dengan Cover Flow tampilan baru untuk sejarah browsing pengguna. Safari 4 sekarang juga lebih tahan kecelakaan, mampu mengisolasi plug-in yang merupakan penyebab utama dari web browser crash.
Mac OS X v10.6 juga memiliki fitur Microsoft Exchange Server dukungan untuk Mail, iCal, dan Buku Alamat, baru 64-bit teknologi mampu mendukung jumlah yang lebih besar dari RAM, suatu semua baru QuickTime X dengan user interface dan fungsionalitas yang lebih segar yang digunakan untuk hanya tersedia untuk pemilik QuickTime Pro.
Back-end platform yang mencakup perubahan meningkatkan dukungan untuk prosesor multi-core melalui Grand Central Dispatch yang mencoba untuk memudahkan pengembangan aplikasi dengan dukungan multi-core, dan dengan demikian meningkatkan utilisasi CPU mereka. Dulu bahwa pengembang diperlukan untuk kode program mereka sedemikian rupa bahwa perangkat lunak mereka secara eksplisit akan mengambil keuntungan dari beberapa core, yang dengan mudah bisa menjadi tugas yang membosankan dan merepotkan, terutama dalam perangkat lunak yang kompleks. Ini juga mencakup kinerja GPU maju dengan OpenCL (lintas platform standar terbuka untuk GPGPU berbeda dari CUDA, DX11 Hitung Shader atau STREAM) dengan memberikan dukungan kepada offload bekerja biasanya hanya ditujukan untuk CPU ke kartu grafis GPU. Hal ini dapat sangat berguna dalam tugas-tugas yang dapat sangat diparalelkan. menjalankan aplikasi PowerPC.
Perubahan yang dilakukan ke GUI (Graphical User Interface) meliputi Launchpad (mirip dengan layar rumah IOS perangkat), auto-menyembunyikan scrollbar yang hanya muncul ketika mereka sedang digunakan, dan Kontrol Misi, yang menyatukan Expose, Spaces, Dashboard, dan aplikasi layar-penuh dalam antarmuka tunggal Apple juga membuat perubahan pada aplikasi. mereka melanjutkan di negara yang sama seperti mereka sebelum mereka tertutup (mirip dengan IOS). Selain itu, dokumen auto-save secara default sehingga pengguna tidak perlu khawatir tentang manual mengelola dokumen mereka.

Mac OS X 10.7 – Lion

Dan akhirnya kita sampai pada OS terbaru keluaran Apple, yaitu MAC OS X Lion (Versi 10.7). Mac OS ini baru saja resmi dirilis pertengahan bulan ini. Pertama kali Apple mengeluarkan isu soal OS ini di public yaitu pada sebuah acara bertajuk “Back to the Mac” di tahun 2010. Lion sendiri memiliki fitur andalan seperti gesture control, AirDrop (fitur sharing file antara mac).



Sumber: http://churniatipahona88.blogspot.com/



Pentium dan PowerPC


Jenis Data Pada Pentium dan PowerPC
Proyek mini komputer 801 di IBM pada tahun 1975 mengawali banyak konsep arsitektur yang digunakan dalam sistem RISC. 801 bersama dengan prosessor RISC I Berkeley, meluncurkan gerakan RISC, namun 801 hanya merupakan prototipe yang ditujukan untuk mengenalkan konsep disain. Keberhasilan memperkenalkan 801 menyebabkan IBM membangun produk workstation RISC komersial yaitu PC RT pada tahun 1986, dengan mengadaptasi konsep arsitektural 801 kedalam kinerja yang sebanding atau yang lebih baik. IBM RISC System/6000 merupakan mesin RISC superscalar1[3] yang dipasarkan sebagai workstation berunjuk kerja tinggi, tidak lama kemudian IBM mengkaitkan mesin ini sebagai arsitektur POWER.

IBM kemudian menjalin kerjasama dengan Motorola, pembuat mikroprosessor seri 6800, dan Apple, yang menggunakan keping Motorola dalam komputer Macintoshnya dan hasilnya adalah seri mesin yang mengimplementasikan arsitektur PowerPC yang diturunkan dari arsitektur POWER dan merupakan sistem RISC superscalar.

GENERASI PENTIUM

 8080, keluar tahun 1972 merupakan mikroprosesor pertama keluaran Intelüdengan mesin 8 bit dan bus data ke memori juga 8 bit. Jumlah instruksinya 66 instruksi dengan kemampuan pengalamatan 16KB.

 8086, dikenalkan tahun 1974 adalah mikroprosesor 16 bit denganüteknologi cache instruksi. Jumlah instruksi mencapai 111 dan kemampuan pengalamatan ke memori 64KB.

 80286, keluar tahun 1982 merupakan pengembangan dari 8086, kemampuan pengalamatan mencapai 1MB dengan 133 instruksi.ü

 80386, keluar tahun 1985 dengan mesin 32 bit. Sudah mendukung sistemümultitasking. Dengan mesin 32 bitnya, produk ini mampu menjadi terunggul pada masa itu.

 80486, dikenalkan tahun 1989. Kemajuannya pada teknologi cache memoriü dan pipelining instruksi. Sudah dilengkapi dengan math co-processor.

 Pentium, dikeluarkan tahun 1993, menggunakan teknologi superscalar sehingga memungkinkan eksekusi instruksi secara paralel.ü

 Pentium Pro, keluar tahun 1995. Kemajuannya pada peningkatanüorganisasi superscalar untuk proses paralel, ditemukan sistem prediksi cabang, analisa aliran data dan sistem cache memori yang makin canggih.
3
 Pentium II, keluar sekitar tahun 1997 dengan teknologi MMX sehinggaümampu menangani kebutuhan multimedia. Mulai Pentium II telah menggunakan teknologi RISC.
 Pentium III, terdapat kemampuan instruksi floating point untuk menangani grafis 3D.ü

 Pentium IV, kemampuan floating point dan multimedia semakin canggih.ü

 Itanium, memiliki kemampuan 2 unit floating point, 4 unit integer, 3ü unit pencabangan, internet streaming, 128 interger register.



Power PC

 PowerPC dibangun dengan arsitektur RISC (instruction set computers).ü

Proyek mini komputer 801 di IBM pada tahun 1975 mengawali banyak konsep arsitektur yang digunakan dalam sistem RISC. 801 bersama dengan prosessor RISC I Berkeley, meluncurkan gerakan RISC, namun 801 hanya merupakan prototipe yang ditujukan untuk mengenalkan konsep disain. Keberhasilan memperkenalkan 801 menyebabkan IBM membangun produk workstation RISC komersial yaitu PC RT pada tahun 1986, dengan mengadaptasi konsep arsitektural 801 kedalam kinerja yang sebanding atau yang lebih baik. IBM RISC System/6000 merupakan mesin RISC superscalar yang dipasarkan sebagai workstation berunjuk kerja tinggi, tidak lama kemudian IBM mengkaitkan mesin ini sebagai arsitektur POWER.

IBM kemudian menjalin kerjasama dengan Motorola, pembuat mikroprosessor seri 6800, dan Apple, yang menggunakan keping Motorola dalam komputer Macintoshnya dan hasilnya adalah seri mesin yang mengimplementasikan arsitektur PowerPC yang diturunkan dari arsitektur POWER dan merupakan sistem RISC superscalar.



Tipe Data pada Pentium dan Power PC

 Tipe Data padaü Pentium
• 8 bit Byte
• 16 bit word
• 32 bit double word
• 64 bit quad word
• Addressing menggunakan 8 bit unit
• 32 bit double word dibaca pada addres yg habis dibagi dg 4
 Tipe Data Pada Power PCü
• 8 bit byte
• 16 halfword
• 32 bit word
• 64 bit doubleword

PowerPC sendiri adalah jenis prosesor yang bi-endian, yang mendukung baik mode big-endian maupun litlle-endian. Arsitektur bi-endian memungkinkan pembuat perangkat lunak untuk memilih mode yang mana saja ketika harus memindahkan sistem operasi dan aplikasi dari suatu mesin ke mesin lainnya. Byte, halfword, word, doubleword merupakan jenis data umum. Prosesor mengiterpretasikan isi item datatertentu tergantung pada instruksi.
Prosesor fixed point mengenal jenis data berikut : Unsigned Byte dapat digunakan bagi operasi logika atau aritmetika integer. Data ini dimuat dari memori ke register umum dengan zero-extending dsebelah kiri keukuran penuh register.



Kelompok Power PC
• 601, adalah mesin 32 bit merupakan produksi masal arsitektur PowerPC untuk lebih dikenal masyarakat.
• 603, merupakan komputer desktop dan komputer portabel. Kelompok ini sama dengan seri 601 namun lebih murah untuk keperluan efisien.
• 604, seri komputer PowerPC untuk kegunaan komputer low-end server dan komputer desktop.
• 620, ditujukan untuk penggunaan high-end server. Mesin dengan arsitektur 64 bit.
• 740/750, seri dengan cache L2.
• G4, seperti seri 750 tetapi lebih cepat dan menggunakan 8 instruksi parallel


Processor merupakan bagian sangat penting dari sebuah komputer, yang berfungsi sebagai otak dari komputer. Tanpa processor komputer hanyalah sebuah mesin yang tak bisa apa-apa. Pekembangan processor dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang begitu cepat bahka para pioner seperti Intel dan AMD selalu bersaing. Banyak sejarah-sejarah yang dialami processor-processor Intel sebelum Processor tersebut menjadi sehebat sekarang yang processornya sekarang dijuluki Otak Komputer tercepat di dunia yaitu Core i7 dan Corei& Extreem yang tercepatnya.
Berikut ini adalah pekembangan processor-processor dari tahun ketahun.
-          Pada tahun 1971 prosesor Intel mengeluarkan processor seri MCS4 yang merupakan cikal bakal dari prosesor i4040. Processor 4 bit ini yang direncanakan untuk menjadi otak calculator, pada tahun yang sama (1971), intel membuat revisi ke i440. Awalnya dipesan oleh sebuah perusahaan Jepang untuk pembuatan kalkulator , ternyata prosesor ini jauh lebih hebat dari yang diharapkan sehingga Intel membeli hak guna dari perusahaan Jepang tersebut untuk perkembangan dan penelitian lebih lanjut. Di sinilah cikal bakal untuk perkembangan ke arah prosesor komputer.
-          Pada tahun 1972 muncul processor 8 bit pertama i8008, tapi agak kurang disukai karena multivoltage, lalu baru muncul processor i8080, disini ada perubahan yaitu jadi triple voltage, pake teknologi NMOS (tidak PMOS lagi), dan mengenalkan pertama kali sistem clock generator (pake chip tambahan), dikemas dalam bentuk DIP Array 40 pins. Kemudian muncul juga processor 2: MC6800 dari Motorola -1974, Z80 dari Zilog -1976 (merupakan dua rival berat), dan prosessor-prosessor lain seri 6500 buatan MOST, Rockwell, Hyundai, WDC, NCR, dst. Z80 full compatible dengan i8008 hanya sampai level bahasa mesin. Level bahasa rakitannya berbeda (tidak kompatibel level software). Prosesor i8080 adalah prosesor dengan register internal 8-bit, bus eksternal 8-bit, dan memori addressing 20-bit (dapat mengakses 1 MB memori total), dan modus operasi REAL.
-          Pada tahun 1977 muncul prosessor tipe 8085, clock generatornya onprocessor, cikal bakalnya penggunaan single voltage +5V (implementasi sampai dengan 486DX2, pada DX4 mulai +3.3V, dst).
-          Pada tahun 1978 muncul prosessor i8086, prosesor ini memiliki register 16-bit, bus data eksternal 16-bit, dan memori addressing 20-bit. Prosessor ini juga dilengkapi dengan teknologi HMOS, komponen pendukung bus 16 bit sangat langka , sehingga harganya menjadi sangat mahal.
-          Untuk menjawab tuntutan pasar yang semakin berkembang, maka Intel mengeluarkan prosessor tipe i8088 16bit bus internal, 8bit bus external. Sehingga i8088 dapat memakai komponen peripheral 8bit bekas i8008. IBM memilih chip ini untuk pebuatan IBM PC karena lebih murah daripada i8086. Kalau saja CEO IBM waktu itu tidak menyatakan PC hanyalah impian sampingan belaka, tentu saja IBM akan menguasai pasar PC secara total saat ini. IBM PC first release Agustus 1981 memiliki 3 versi IBM PC, IBM PC-Jr dan IBM PC-XT (extended technology). Chip i8088 ini sangat populer, sampai NEC meluncurkan sebuah chip yang dibangun berdasarkan spesifikasi pin chip ini, yang diberi nama V20 dan V30. NEC V20 dan V30 adalah processor yang compatible dengan intel sampai level bahasa assembly (software). Chip 8088 dan 8086 kompatibel penuh dengan program yang dibuat untuk chip 8080, walaupun mungkin ada beberapa program yang dibuat untuk 8086 tidak berfungsi pada chip 8088 (perbedaan lebar bus).
-          Di tahun selanjutnya Intel mengeluarkan prosessor tipe i80186 dan i80188. Sejak munculnya prosesor tipe i80186, prosessor mulai dikemas dalam bentuk PLCC, LCC dan PGA 68 kaki.. i80186 secara fisik berbentuk bujursangkar dengan 17 kaki persisi (PLCC/LCC) atau 2 deret kaki persisi (PGA) dan mulai dari i80186 inilah chip DMA dan interrupt controller disatukan ke dalam processor. semenjak menggunakan 286, komputer IBM menggunakan istilah IBM PC-AT (Advanced Technology)dan mulai dikenal pengunaan istilah PersonalSystem (PS/1). Dan juga mulai dikenal penggunaan slot ISA 16 bit yang dikembangkan dari slot ISA 8 bit , para cloner mulai ramai bermunculan. Ada AMD, Harris & MOS yang compatible penuh dengan intel. Di 286 ini mulai dikenal penggunaan Protected Virtual Adress Mode yang memungkinkan dilakukannya multitasking secara time sharing (via hardware resetting).
-          Lalu untuk meraih momentum yang hilang dari chip i8086, Intel membuat i80286, prosesor dengan register 16-bit, bus eksternal 16-bit, mode protected terbatas yang dikenal dengan mode STANDARD yang menggunakan memori addressing 24-bit yang mampu mengakses maksimal 16 MB memori. Chip 80286 ini tentu saja kompatibel penuh dengan chip-chip seri 808x sebelumnya, dengan tambahan beberapa set instruksi baru. Sayangnya chip ini memiliki beberapa bug pada desain hardware-nya, sehingga gagal mengumpulkan pengikut.
-          Pada tahun 1985, Intel meluncurkan desain prosesor yang sama sekali baru: i80386. Sebuah prosesor 32-bit , dalam arti memiliki register 32-bit, bus data eksternal 32-bit, dan mempertahankan kompatibilitas dengan prosesor generasi sebelumnya, dengan tambahan diperkenalkannya mode PROTECTED 32-BIT untuk memori addressing 32-bit, mampu mengakses maksimum 4 GB, dan tidak lupa tambahan beberapa instruksi baru. Chip ini mulai dikemas dalam bentuk PGA (pin Grid Array). Prosesor Intel sampai titik ini belum menggunakan unit FPU secara internal . Untuk dukungan FPU, Intel meluncurkan seri 80×87. Sejak 386 ini mulai muncul processor cloner : AMD, Cyrix, NGen, TI, IIT, IBM (Blue Lightning) dst, macam-macamnya :
1)             i80386 DX (full 32 bit)
2)             i80386 SX (murah karena 16bit external)
3)             i80486 DX (int 487)
4)             i80486 SX (487 disabled)
5)             Cx486 DLC (menggunakan MB 386DX, juga yang lain)
6)             Cx486 SLC (menggunakan MB 386SX)
7)             i80486DX2
8)             i80486DX2 ODP
9)             Cx486DLC2 (arsitektur MB 386)
10)         Cx486SLC2 (arsitektur MB 386)
11)         i80486DX4
12)         i80486DX4 ODP
13)         i80486SX2
14)         14.Pentium
15)         Pentium ODP
-          Sekitar tahun 1989 Intel meluncurkan i80486DX. Seri yang tentunya sangat populer, peningkatan seri ini terhadap seri 80386 adalah kecepatan dan dukungan FPU internal dan skema clock multiplier (seri i486DX2 dan iDX4), tanpa tambahan instruksi baru. Karena permintaan publik untuk prosesor murah, maka Intel meluncurkan seri i80486SX yang tak lain adalah prosesor i80486DX yang sirkuit FPU-nya telah disabled. Seperti yang seharusnya, seri i80486DX memiliki kompatibilitas penuh dengan set instruksi chip-chip seri sebelumnya. AMD dan Cyrix kemudian membeli rancangan prosesor i80386 dan i80486DX untuk membuat prosesor Intel-compatible, dan mereka terbukti sangat berhasil. Pendapat saya inilah yang disebut proses ‘cloning’, sama seperti cerita NEC V20 dan V30. AMD dan Cyrix tidak melakukan proses perancangan vertikal (berdasarkan sebuah chip seri sebelumnya), melainkan berdasarkan rancangan chip yang sudah ada untuk membuat chip yang sekelas.
-          Pada tahun 1993, dan Intel meluncurkan prosesor Pentium. Peningkatannya terhadap i80486: struktur PGA yang lebih besar (kecepatan yang lebih tinggi , dan pipelining, TANPA instruksi baru. Tidak ada yang spesial dari chip ini, hanya fakta bahwa standar VLB yang dibuat untuk i80486 tidak cocok (bukan tidak kompatibel) sehingga para pembuat chipset terpaksa melakukan rancang ulang untuk mendukung PCI. Intel menggunakan istilah Pentium untuk meng”hambat” saingannya. Sejak Pentium ini para cloner mulai “rontok” tinggal AMD, Cyrix . Intel menggunakan istilah Pentium karena Intel kalah di pengadilan paten. alasannya angka tidak bisa dijadikan paten, karena itu intel mengeluarkan Pentium menggunakan TM. AMD + Cyrix tidak ingin tertinggal, mereka mengeluarkan standar Pentium Rating (PR) sebelumnya ditahun 92 intel sempat berkolaborasi degan Sun, namun gagal dan Intel sempat dituntut oleh Sun karena dituduh menjiplak rancangan Sun. Sejak Pentium, Intel telah menerapkan kemampuan Pipelining yang biasanya cuman ada diprocessor RISC (RISC spt SunSparc). Vesa Local Bus yang 32bit adalah pengembangan dari arsitektur ISA 16bit menggunakan clock yang tetap karena memiliki clock generator sendiri (biasanya >33Mhz) sedangkan arsitektur PCI adalah arsitektur baru yang kecepatan clocknya mengikuti kecepatan clock Processor (biasanya kecepatannya separuh kecepatan processor). Jadi Card VGA PCI kecepatannya relatif tidak akan sama di frekuensi MHz processor yang berbeda alias makin cepat MHz processor, makin cepat PCI-nya
-          Pada tahun 1995, kemunculan Pentium Pro. Inovasi disatukannya cache memori ke dalam prosesor menuntut dibuatnya socket 8. Pin-pin prosesor ini terbagi 2 grup: 1 grup untuk cache memori, dan 1 grup lagi untuk prosesornya sendiri, yang tak lebih dari pin-pin Pentium yang diubah susunannya. Desain prosesor ini memungkinkan keefisienan yang lebih tinggi saat menangani instruksi 32-bit, namun jika ada instruksi 16-bit muncul dalam siklus instruksi 32-bit, maka prosesor akan melakukan pengosongan cache sehingga proses eksekusi berjalan lambat. Cuma ada 1 instruksi yang ditambahkan: CMOV (Conditional MOVe).
-          Pada tahun 1996, prosesor Pentium MMX. Sebenarnya tidak lebih dari sebuah Pentium dengan unit tambahan dan set instruksi tambahan, yaitu MMX. Intel sampai sekarang masih belum memberikan definisi yang jelas mengenai istilah MMX. Multi Media eXtension adalah istilah yang digunakan AMD. Ada suatu keterbatasan desain pada chip ini: karena modul MMX hanya ditambahkan begitu saja ke dalam rancangan Pentium tanpa rancang ulang, Intel terpaksa membuat unit MMX dan FPU melakukan sharing, dalam arti saat FPU aktif MMX non-aktif, dan sebaliknya. Sehingga Pentium MMX dalam mode MMX tidak kompatibel dengan Pentium. Bagaimana dengan AMD K5? AMD K5-PR75 sebenarnya adalah sebuah ‘clone’ i80486DX dengan kecepatan internal 133MHz dan clock bus 33MHz. Spesifikasi Pentium yang didapat AMD saat merancang K5 versi-versi selanjutnya dan Cyrix saat merancang 6×86 hanyalah terbatas pada spesifikasi pin-pin Pentium. Mereka tidak diberi akses ke desain aslinya. Bahkan IBM tidak mampu membuat Intel bergeming (Cyrix, mempunyai kontrak terikat dengan IBM sampai tahun 2005). Mengenai rancangan AMD K6, tahukah anda bahwa K6 sebenarnya adalah rancangan milik NexGen? Sewaktu Intel menyatakan membuat unit MMX, AMD mencari rancangan MMX dan menambahkannya ke K6. Sayangnya spesifikasi MMX yang didapat AMD sepertinya bukan yang digunakan Intel, sebab terbukti K6 memiliki banyak ketidakkompatibilitas instruksi MMX dengan Pentium MMX.
-          Pada tahun 1997, Intel meluncurkan Pentium II, Pentium Pro dengan teknologi MMX yang memiliki 2 inovasi: cache memori tidak menjadi 1 dengan inti prosesor seperti Pentium Pro , namun berada di luar inti namun berfungsi dengan kecepatan processor. Inovasi inilah yang menyebabkan hilangnya kekurangan Pentium Pro (masalah pengosongan cache) Inovasi kedua, yaitu SEC (Single Edge Cartidge), Kenapa? Karena kita dapat memasang prosesor Pentium Pro di slot SEC dengan bantuan adapter khusus. Tambahan : karena cache L2 onprocessor, maka kecepatan cache = kecepatan processor, sedangkan karena PII cachenya di”luar” (menggunakan processor module), maka kecepatannya setengah dari kecepatan processor. Disebutkan juga penggunaan Slot 1 pada PII karena beberapa alasan :
1)        Memperlebar jalur data (kaki banyak – Juga jadi alasan Socket 8), pemrosesan pada PPro dan PII dapat paralel. Karena itu sebetulnya Slot 1 lebih punya kekuatan di Multithreading/ Multiple Processor. (sayangnya O/S belum banyak mendukung, benchmark PII dual processorpun oleh ZDBench lebih banyak dilakukan via Win95 ketimbang via NT)
2)        Memungkinkan upgrader Slot 1 tanpa memakan banyak space di Motherboard sebab bila tidak ZIF socket 9, bisa seluas Form Factor(MB)-nya sendiri konsep hemat space ini sejak 8088 juga sudah ada. Mengapa keluar juga spesifikasi SIMM di 286? Beberapa diantaranya adalah efisiensi tempat dan penyederhanaan bentuk.
3)        Memungkinkan penggunaan cache module yang lebih efisien dan dengan speed tinggi seimbang dengan speed processor dan lagi-lagi tanpa banyak makan tempat, tidak seperti AMD/ Cyrix yang “terpaksa” mendobel L1 cachenya untuk menyaingi speed PII (karena L2-nya lambat) sehingga kesimpulannya AMD K6 dan Cyrix 6×86 bukan cepat di processor melainkan cepat di hit cache! Sebab dengan spec Socket7 kecepatan L2 cache akan terbatas hanya secepat bus data/ makin lambat bila bus datanya sedang sibuk, padahal PII thn depan direncanakan beroperasi pada 100MHz (bukan 66MHz lagi). Point inilah salah satu alasan kenapa intel mengganti chipset dari 430 ke 440 yang berarti juga harus mengganti Motherboard.
-          Pada tanggal 6 Oktober 1998, Intel Corporation meliris prosessor rangkap versi tercepat Intel® Pentium® II Xeon™ dengan kecepatan 450 MHz, dirancang khusus untuk digunakan pada Prosessor-dual (two-way) Workstation dan servers. Prosessor baru ini di harapkan mampu membangun sebuah kepercayaan yang kokoh agar Pentium® II Xeon™ dapat di terima di pasaran dan bisa dijadikan prosessor dasar bagi semua Workstation dan Servers. Prosessor rangkap (Dual-processor/two-way) akan membuat para users secara tidak langsung pindah ke prosessor generasi baru ini, hal ini dikarenakan berbagai problem yang selama ini pelik di selesaikan oleh prosessor-prosessor terdahulu seperti Mission-Critical. System Vendor yang mencakup Compaq, Dell, Fujitsu, Gateway, HP, IBM, Intergraph, NEC, Siemens Nixdorf (SNI), TriStar dan UMAX telah merencanakan untuk beralih ke Prosessor baru ini yang konon akan membawa mereka ke tingkat pemrosesan data yang lebih menakjubkan. “Perkembangan teknologi prosessor Intel terus mendorong cara kerja komputer ke tingkatan yang lebih tinggi lagi, menghasilkan perluasan yang sangat pesat pada sektor pemasaran pada Workstation dan Servers”, jelas Anand Chandrasekher, Divisi Produksi Intel® Workstation. “Suatu tanda yang sangat menggembirakan bagi kami ketika peluncuran Prosessor Pentium® II Xeon™ ke pasaran; banyak konsumen baru yang sangat tertarik pada arsitektur Prosessor ini, oleh karena itu peluncuran perdana Prosessor pentium® II Xeon™ dengan kecepatan 450 MHz, seharusnya mampu mempercepat trend pengembangan prosessor yang berkecepatan tinggi di masa kini”. Seperti anggota keluarga yang lain dari Intel® Inside microprocessor, hal yang paling menonjol pada prosessor Pentium® II Xeon™ 450 MHz adalah Chaches Level 2 (L2) yang lebih besar, kecepatan pemrosesan data, penanganan khusus pada proteksi arus panas, Kemampuan Multiprosessing, dan 100-MHz Bus sistem. AGPset Intel® 440GX untuk Workstation dan servers dengan satu atau dua prosessor mampu menyediakan support memory hingga 20-GB dan Grafik AGP yang lebih halus dan lebih real. Prosessor ini juga menunjang pengembangan Sistem Operasi seperti Windows NT(New Technology) untuk Workstation, Windows NT untuk Servers, Netware dan UNIX. Prosessor Pentium® II Xeon™ 450 MHz dengan 512 KB L2 cache seharga $824, sekitar Rp. 5.768.000,- (kurs Rp 7000,- per Dollar); Prosessor Pentium® II Xeon™ 450 MHz empat jalur (Four-way) jika tidak berhalangan akan terealisasi di awal tahun 1999.
-          Pada tahun 1999, Intel mengeluarkan prosessor dengan tipe Intel® Pentium® III Processor. Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara. Disamping itu pada tahun yang sama Intel juga mengeluarkan prosesor tipe Intel® Pentium® III Xeon®. Processor Intel ini kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari sistem bus ke processor, yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.
-          Pada tahun 2000, Intel mengeluarkan prosessor dengan tipe Intel® Pentium® 4 Processor. Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3,06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5 GHz dengan form factor pin 423, setelah itu intel merubah form factor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1,3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3,4 GHz.
-          Pada tanggal 9 Agustus 2006, Intel Corporation meluncurkan prosesor Intel Core 2 Duo yang ditujukan bagi PC dan workstation desktop dan laptop consumer dan bisnis – prosesor dengan teknologi yang dapat menghasilkan kinerja lebih, konsumsi daya lebih kecil, serta keleluasaan pemakaian bagi para penggunanya. “Prosesor-prosesor Core 2 Duo adalah prosesor-prosesor terbaik di dunia,” kata Paul Otellini, Presiden dan CEO Intel. “Terakhir kali industri melihat inti komputer dibuat kembali seperti ini adalah ketika Intel memperkenalkan prosesor Pentium. Prosesor Core 2 Duo desktop berisi 291 juta transistor namun hanya mengkonsumsi daya 40 persen lebih sedikit dan tetap dapat menghasilkan kinerja yang dibutuhkan bagi aplikasi-aplikasi masa sekarang dan mendatang.” Keluarga prosesor yang sudah ditunggu-tunggu ini telah memiliki dukungan luas dengan lebih dari 550 rancangan sistem para manufaktur komputer – paling banyak dalam sejarah Intel. Pada akhirnya, puluhan ribu pelaku usaha akan menjual komputer-komputer atau komponen-komponen dengan menggunakan prosesor-prosesor ini.
-          Prosesor-prosesor Intel Core 2 Duo dibangun di beberapa fasilitas manufaktur bervolume tinggi dan canggih di dunia menggunakan proses berteknologi silikon 64-nanometer dari Intel. Versi PC desktop dari prosesor-prosesor ini juga menghasilkan peningkatan kinerja hingga 40 persen dan efisiensi daya hingga 40 persen dibandingkan prosesor terbaik Intel generasi sebelumnya. Menurut beberapa organisasi review independen, prosesor-prosesor ini memenangkan lebih dari sembilan dari 10 benchmark kinerja server, PC desktop dan PC gaming. Keluarga prosesor Intel Core 2 Duo terdiri dari prosesor-prosesor PC desktop yang dibuat khusus untuk para pengguna dari kalangan usaha, rumah, dan enthusiast, seperti pemain-pemain game high-end, dan lima prosesor PC mobile yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup mobile. Beragam workstation yang menggunakan prosesor Intel Core 2 Duo juga akan menghasilkan kinerja yang memimpin industri dalam hal desain, pembuatan konten dan komputasi teknis. Keluarga prosesor ini didasarkan pada arsitektur mikro Intel Core yang revolusioner, dirancang untuk menghasilkan kinerja yang bertenaga namun dengan pemakaian daya efisien. Dengan kekuatan dua inti, atau mesin komputasi, prosesor-prosesor ini bisa mengerjakan banyak pekerjaan dengan lebih cepat. Prosesor-prosesor ini juga bisa bekerja tanpa masalah saat menjalankan lebih dari satu aplikasi, seperti membuat e-mail ketika sedang men-download musik atau video dan melakukan scan virus. Chip-chip inti-ganda ini juga meningkatkan performa beragam aplikasi seperti melihat dan memainkan video definisi tinggi, melindungi PC dan aset-asetnya selama transaksi e-commerce, dan memungkinkan umur batere yang lebih baik untuk notebook-notebook yang lebih ramping dan ringan.
-          Konsumer dan dunia usaha akan memiliki dua pilihan untuk membeli prosesor-prosesor Intel Core 2 Duo sebagai bagian dari platform-platform berfokus pasar utama dari Intel, yang terdiri dari teknologi-teknologi hardware dan software Intel yang dibuat khusus untuk kebutuhan-kebutuhan komputasi spesifik, termasuk teknologi Intel vPro untuk dunia usaha, teknologi bergerak Intel Centrino Duo untuk laptop, dan teknologi Intel Viiv untuk pengguna di rumah. Prosesor-prosesor Intel Core 2 Duo memiliki banyak inovasi tingkat lanjut, seperti:
Intel Wide Dynamic Execution
Meningkatkan kinerja dan efisiensi. Masing-masing inti bisa menyelesaikan hingga empat instruksi penuh secara bersamaan menggunakan sebuah pipeline 14-tahap yang efisien
Intel Smart Memory Access – Meningkatkan kinerja sistem dengan menyembunyikan latency memori, yang kemudian mengoptimalkan penggunaan bandwidth data komputer yang tersedia untuk menyediakan data ke prosesor ketika dibutuhkan.
Intel Advance Smart Cache
Memiliki sebuah cache atau cadangan memori L2 yang berbagi untuk mengurangi daya dengan meminimalkan “lalu lintas” memori tapi meningkatkan kinerja dengan memungkinkan satu inti untuk menggunakan seluruh cache ketika core yang lain sedang tidak bekerja. Hanya Intel yang menyediakan kemampuan ini di seluruh segmen.
Intel Advanced Digital Media Boost
Secara efektif menggandakan kecepatan eksekusi untuk instruksi-instruksi yang banyak digunakan di aplikasi-aplikasi multimedia dan grafis.
Intel 64 Technology – Penambahan ke arsitektur Intel 32-bit ini mendukung komputasi 64-bit, termasuk memungkinkan prosesor untuk mengakses memori yang lebih besar.
Intel Dynamic Power Coordination
Mengkoordinasikan transisi-transisi Enhanced Intel SpeedStep® Technology dan tahap manajemen daya idle (C-states) secara independen per inti untuk membantu mengirit daya.
Intel Dynamic Bus Parking
Memungkinkan penghematan daya dan umur batere yang lebih baik dengan memungkinkan chipset untuk menurunkan daya bersama dengan prosesor dalam modus frekuensi rendah.
Enhanced Intel Deeper Sleep dengan Dynamic Cache Sizing – Menghemat daya dengan “menguras” data cache ke memori sistem selama periode ketidak-aktifan untuk menurunkan voltasi prosesor.
-          Pada tahun 2008, tepatnya pada tanggal 17 Agustus, Intel mengeluarkan produk terbarunya yaitu prosessor tipe Intel Core 2 Extreme Quad Core. Produk terbarunya tersebut diberi nama Core 2 Extreme QX9300 processor dengan fitur 45W TDP dan memberikan perhatian khusus pada sisi pendingin atau cooling system. The New Intel Core 2 Extreme QX9300 ini memiliki Core clock set pada 2.53GHz dan mengusung FSB atau Front Side Bus sebesar 1066 serta memiliki cache memory sebesar 12MB. Acara peluncuran prosesor quad core ini hanya 2hari sebelum jadwal IDF 2008 dimulai. Untuk masalah harga, The New Core 2 Extreme ini memberikan fasilitas yang cukup menjanjikan namun harga yang ditawarkan relative murah untuk kemampuan sebuah processor yang luar biasa. Adapun harga untuk mobile processor ini berkisar $1038 dimana pihak Intel telah melakukan sedikit kesepakatan untuk menentukan harga dari processor QX9300 ini. Sebagai perbandingan, Dual Core Mobile Chip dengan fitur sejenis yaitu clock speed sebesar 2.53Ghz dengan harga $340, namun kinerja nya 3x lebih lambat jika dibandingkan dengan QX9300. Tentu saja jika ingin menyamai QX9300 maka penggunanya akan membayar harga yang lebih mahal. Berdasarkan sumber lain dari tim pengembang Quad Core, pengembangan pun akan dilakukan untuk merambah pangsa pasar desktop.
-          Intel juga meliris jenis prosesor lain yaitu dengan nama Core 2 Quad Q8200. Prosesor ini memiliki Core clock sebesar 2.33GHz dan direncanakan untuk diperkenalkan pada bulan Agustus tepatnya tanggal 31. Processor ini memiliki FSB atau front side bus sebesar 1333 dan besar cache memory 4MB. Berdasarkan keterangan pihak Intel, harga untuk prosesor ini yaitu sebesar $224, dimana ini merupakan harga pasti dan pihak Intel telah memproduksi ribuan unit prosesor ini untuk dipasarkan secara luas. Sehingga Q8200 ini menjadi processor termurah dikelas quad core processor yang mengusung teknologi 45nm fabrication technology line. Processor Q9300 dengan core clock 2.5GHz dan Processor Q9400 dengan clock 2.66GHz dipasarkan dengan harga $266.
-          Prosesor i3, i5, i7, dan i9
Saat ini notebook terbaru yang memakai prosesor Intel sudah mulai memakai keluarga Intel Core i. Ada yang dinamakan Core i3, Core i5, dan Core i7. Ketiganya adalah pengganti resmi dari jajaran prosesor Intel  Core2 (Core2 solo, Core2 Duo, Core2 Quad). Perbaikan apa saja yang ditawarkan dengan jajaran Core i ini? Kami akan coba jelaskan sesederhana mungkin mengenai jajaran baru prosesor notebook ini.
Nehalem
Semua prosesor Intel dengan nama Core i dibangun dengan dasar arsitektur yang diberi nama Nehalem. Secara sederhana, arsitektur baru ini menawarkan performa yang lebih tinggi dengan pengaturan konsumsi daya yang jauh lebih baik. Ada beberapa hal yang merupakan keunggulan dari arsitektur Nehalem secara umum, jika dibandingkan dengan arsitektur Core sebelumnya.
Penggabungan komponen
Pada Nehalem, ada beberapa komponen yang digabungkan menjadi satu di dalam prosesor. Hal yang paling penting adalah penggabungan pengendali memori (RAM) ke dalam prosesor. Sebelumnya, pengendali ini terletak di luar prosesor. Dengan dimasukkannya pengendali memori ke dalam prosesor, kecepatan aliran data antara prosesor dan memori menjadi lebih tinggi. Pada prosesor Core i3 M,  Core i5 M, dan Core i7 M, Intel bahkan memasukkan VGA-nya ke dalam prosesor. Hal tersebut tentu saja membuat kemampuan VGA menjadi lebih baik dibandingkan VGA onboard terdahulu.
Efisiensi daya, maksimalisasi performa
Pada Core2 Duo (prosesor dengan 2 inti prosesor/2 core), jika kecepatan prosesor adalah 3 GHz, itu berarti kedua inti prosesor bekerja dengan kecepatan 3 GHz. Saat prosesor beristirahat, keduanya akan turun kecepatannya secara bersamaan juga. Jadi, kalau ada software yang hanya bisa menggunakan 1 inti prosesor (contoh: Apple itunes), kedua inti prosesor akan bekerja pada kecepatan tertingginya (3 GHz). Satu inti prosesor bekerja mengolah data, sementara inti lainnya hanya ikut-ikutan menaikkan kecepatan tanpa mengolah data.
Pada Nehalem, kondisinya berbeda. Contohnya pada Core i3 (2 inti prosesor/2 core), kondisi di atas hanya akan membuat 1 inti prosesor bekerja dan menggunakan kecepatan maksimumnya. Sementara 1 inti prosesor yang tidak terpakai akan tetap beristirahat untuk menghemat energi.
Hyper-threading (HT)
Tahukah Anda bahwa sebuah inti prosesor tidak selalu “dipekerjakan” secara maksimal? Sebagai analogi, anggap sebuah prosesor dengan dua inti (dual core) adalah sebuah ruang dengan dua orang di dalamnya. Pada saat satu orang diminta memasak, kedua tangannya akan bekerja. Akan tetapi, orang ini sebenarnya masih bisa menerima telepon sembari memasak, bukan?
Hal yang sama terjadi pada inti prosesor. Ada bagian-bagian dari inti prosesor tersebut yang tidak terpakai saat sebuah perintah diberikan padanya. Penyebabnya adalah perintah tersebut mungkin memang tidak memanfaatkan bagian tertentu dari prosesor. Lalu, bagaimana caranya kita bisa memanfaatkan bagian yang tidak bekerja tersebut? Intel menamakan teknologi pemaksimalan kerja prosesor tersebut dengan nama Hyper-threading (HT).
Sebuah inti prosesor yang memiliki teknologi HT akan dikenal oleh Operating System (contoh: Windows7) sebagai 2 inti prosesor. Jadi, Operating System dapat memberikan 2 pekerjaan pada sebuah inti prosesor. Hal ini membuat prosesor berbasis Nehalem mampu bekerja lebih maksimal dibandingkan pendahulunya.
Turbo boost
Kemampuan ini adalah fitur unggulan dari sebagian besar prosesor dengan teknologi Nehalem. Ide dasarnya adalah HUGI (Hurry Up and Get Idle). Teorinya adalah jika sebuah pekerjaan diselesaikan lebih cepat, prosesor akan bisa beristirahat lebih cepat dan menghemat lebih banyak energi.
Pada umumnya, tiap prosesor memiliki batas maksimum konsumsi daya. Mari kita ambil contoh Core i5 (2 inti prosesor/core) yang kisaran batas konsumsi dayanya adalah sekitar 35 Watt. Jika VGA dan pengendali memori di dalam Core i5 memakan 10 W dan hanya 1 inti prosesor yang terpakai, konsumsinya hanya 22.5W, bukan? Lalu, bagaimana caranya prosesor dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat, sementara software tidak menggunakan inti ke-2 yang tersedia?
Sisa jatah konsumsi daya yang 12.5W dapat digunakan Core i5 untuk melakukan Turbo boost. Yang terjadi adalah (pada Core i5-430M, 2.2GHz), kecepatan 1 intinya bisa dinaikkan hingga 2.53 GHz. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan sisa jatah konsumsi daya dan memperhatikan temperature prosesor. Jadi, prosesor 35W ini tidak akan melampaui konsumsi dayanya, dan tidak akan kepanasan. Sementara itu, software dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat.
Arrandale
Nama apa lagi ini? Nama ini kami angkat untuk membedakan Core i7 QM dengan Core i7 M, Core i5 M dan Core i3 M. Saat ini, Core i7 QM masih menggunakan teknologi Nehalem 45 nm. Meski bertenaga besar sekali, teknologi 45 nm pada Core i7 membuatnya bekerja sedikit lebih panas. Selain itu, Core i7 QM juga tidak memiliki VGA di dalam prosesor berinti  4-nya (Quad core).
Arrandale adalah kode untuk prosesor berbasis Nehalem untuk notebook yang menggunakan teknologi 32 nm dan memiliki VGA terintegrasi di dalam prosesor. Saat ini, Arrandale hanya memiliki jumlah inti prosesor maksimum 2 (dual core). Akan tetapi, performanya tetap tinggi dan suhu kerjanya cenderung lebih dingin dibandingkan Core i7.
Perbandingan Prosesor
Berikut deskripsi lebih jelasnya mengenai ketiga produk ini:
Intel Core i7
Core i7 sendiri merupakan processor pertama dengan teknologi “Nehalem”. Nehalem menggunakan platform baru yang betul-betul berbeda dengan generasi sebelumnya. Salah satunya adalah mengintegrasikan chipset MCH langsung di processor, bukan motherboard. Nehalem juga mengganti fungsi FSB menjadi QPI (Quick Path Interconnect) yang lebih revolusioner.
Intel Core i5
Jika Bloomfield adalah codename untuk Core i7 maka Lynnfield adalah codename untuk Core i5. Core i5 adalah seri value dari Core i7 yang akan berjalan di socket baru Intel yaitu socket LGA-1156. Tertarik begitu mendengar kata value ? Tepat ! Core i5 akan dipasarkan dengan harga sekitar US$186.
Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi chipset Northbridge pada inti processor (dikenal dengan nama MCH pada Motherboard). Maka motherboard Core i5 yang akan menggunakan chipset Intel P55 (dikelas mainstream) ini akan terlihat lowong tanpa kehadiran chipset northbridge. Jika Core i7 menggunakan Triple Channel DDR 3, maka di Core i5 hanya menggunakan Dual Channel DDR 3. Penggunaan dayanya juga diturunkan menjadi 95 Watt. Chipset P55 ini mendukung Triple Graphic Cards (3x) dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot. Pada Core i5 cache tetap sama, yaitu 8 MB L3 cache.
Intel juga meluncurkan Clarksfield, yaitu Core i5 versi mobile yang ditujukan untuk notebook. Socket yang akan digunakan adalah mPGA-989 dan membutuhkan daya yang terbilang cukup kecil yaitu sebesar 45-55 Watt.
Intel Core i3
Intel Core i3 merupakan varian paling value dibandingkan dua saudaranya yang lain. Processor ini akan mengintegrasikan GPU (Graphics Processing Unit) alias Graphics On-board didalam processornya. Kemampuan grafisnya diklaim sama dengan Intel GMA pada chipset G45. Selain itu Core i3 nantinya menggunakan manufaktur hybrid, inti processor dengan 32nm, sedangkan memory controller/graphics menggunakan 45nm. Code produk Core i3 adalah “Arrandale”.
Core i7 QM
Prosesor notebook Core i7 QM memiliki kemampuan tertinggi. Tidak ada VGA di dalam prosesor ini, tapi 4 inti prosesor (quad core), kecepatan tinggi, dan Turbo boost adalah andalan utamanya. Prosesor dengan 4 core dan hyper-threading ini akan dideteksi Windows seakan memiliki 8 inti prosesor! Jika Anda membutuhkan performa notebook tertinggi yang bahkan mampu bersaing dengan desktop, ini adalah pilihannya. Umumnya, notebook dengan Core i7 akan memiliki VGA khusus. Jadi, gamer, pengguna aplikasi grafis (Adobe Photoshop, 3ds Max), dan pencinta performa tinggi akan menyukainya. Tentu saja, ada harga yang harus dibayar untuk performa yang tinggi ini.
Core i7 M
Prosesor ini adalah Arrandale (2 inti prosesor) dengan performa terbaik. Teknologi 32 nm membuatnya bekerja dengan suhu relative rendah. Kecepatan tinggi, Hyper-threading, dan Turbo boost membuatnya memiliki performa tinggi. Apabila dipadu dengan VGA tambahan, notebook berbasis Core i7 M akan menjadi pilihan yang sangat baik bagi pencinta performa tinggi. Kemampuannya bahkan dapat bersaing dengan Core i7 QM. Tentu saja, dengan harga yang relatif lebih terjangkau.
Core i5 M
Notebook dengan prosesor ini memang memiliki 2 inti prosesor (dual core). Akan tetapi, tersedianya Hyper-threading membuatnya tampil seakan memiliki 4 inti prosesor. Turbo boost menjadi andalannya dalam hal performa. Sementara itu, VGA terintegrasinya sudah mencukupi untuk pemutaran film HD 1080p, bahkan film Blu-Ray. Jika perlu, beberapa game 3D ringan pun bisa dimainkannya. Jika Anda menginginkan performa tinggi dengan mobilitas baik, Core i5 adalah pilihan yang baik. Harganya pun tidak mencekik.
Core i3 M
Meski tidak dilengkapi Turbo boost, performa Core i3 tetap memikat. Hyper-threading membuat kemampuannya dapat dipakai secara maksimal. VGA-nya pun sudah lebih dapat diandalkan dibandingkan VGA onboard terdahulu. Jika dana Anda terbatas namun menginginkan performa dari arsitektur terbaik Intel, Core i3 adalah pilihan yang jauh lebih unggul dibandingkan Core2 Duo.
Pengujian Singkat
Software yang merupakan simulasi penggunaan berbagai aplikasi (MS Office, Adobe, 3ds Max, MS Outlook, dsb) ini menunjukkan bahwa bahkan Core i3 330 dengan mudah mengalahkan Core2 Duo T6600.
Software yang serupa dengan SYSmark ini lebih menitikberatkan pada aplikasi sederhana yang umum digunakan notebook. Hasil ujinya tidak jauh berbeda dengan yang sebelumnya.
3DMark 2006 adalah software uji kemampuan grafis. Dari pengujian ini tampak bahwa Core i3 330M saja sudah unggul lebih dari 50% dibandingkan VGA onboard yang dipasangkan pada Core2 Duo T6600 (Intel GMA 4500MHD).
Intel mengeluarkan Prosesor generasi terbaru yaitu Intel i9 “code name GULFTOWN” [analogi dari i7 + 2, dengan 6 core fisik, sehingga dengan begitu total thread count dapat mencapai 12 thread paralel ] dengan 12 MB L3, Rilis pertengahan 2010.
Intel Atom
Intel Atom adalah prosesor ultra low power baru dari Intel dengan kode produksi Diamondville, merupakan prosesor paling hemat energi saat ini untuk PC desktop, prosesor ini hanya membutuhkan daya sebesar 1 – 2,5 Watt atau hanya sekitar 3% dari daya yang dibutuhkan oleh Prosesor Intel Core 2 Duo (65 Watt), namun dapat memberikan kemampuan desktop PC X86 seutuhnya, untuk menggenjot fungsi multimedia.
Intel Atom dilengkapi dengan dukungan Streaming SIMD Extensions 3 (SSE3). Prosesor Intel atom diproduksi dengan teknolgi 45nm, dengan 47juta transistor didalamnya dan ukuran fisik kurang dari 26mm persegi, merupakan prosesor Intel terkecil saat ini.
PC desktop berbasis Intel ATOM diberi istilah NETTOP yang dapat diartikan sebagai PC yang “low–cost”. “Bukan hanya dari sisi harga yang terjangkau, lebih dari itu sebenarnya Intel telah memulai era hemat energi pada dunia komputer khususnya desktop PC sehingga pengertian low-cost akan mencapai pada biaya pemakaian harian dan kami memulainya pertama kali di Makassar,” demikian disampaikan oleh Wandy Effendi, Managing Director Elextra Komputer, melalui media rilis, Rabu 17 September.
PC Hybrid Grand SC530 yang berbasis ATOM cocok untuk semua kalangan, mulai dari siswa yang baru mulai belajar menggunakan komputer sampai dengan professional dikantor, ketika di test, PC Hybrid Grand SC530 ternyata sangat responsif menjalankan aplikasi office (internet, pengetikan, kalkulasi, tabulasi dan presentasi), serta memadai pada fungsi multimedia seperti memutar musik dan video.
Hybrid GRAND SC530 dengan spesifikasi : Intel® Atom Processor 230 (512kb L2 cache/ 1,6GHz/ 533MHz FSB), Intel 945GCLF board, RAM 1GB PC5300, HDD 80GB/7200rpm SATA, DVD-CDRW Combo, Multi Card Reader, Keyboard + Optical Mouse, Speaker active dan LCD Monitor 16? Wide XGA dibanderol dengan harga Rp 3,6 juta.
Elextra Komputer juga menyediakan opsi untuk harga yang lebih murah karena sebenarnya PC berbasis Intel ATOM dengan spesifikasi paling minim harganya bisa mulai dari 2 jutaan, harga yang murah ini dimaksudkan untuk mempermudah bagi para pelajar dan kalangan akademisi untuk memiliki PC yang sesuai dengan kebutuhan mereka.



Sumber: http://sulhiaja.blogspot.com/2012/04/jenis-data-pada-pentium-dan-powerpc.html



Followers

  © Blogger template 'A Click Apart' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP