Tuesday, April 22, 2014

COUNTER

Counter merupakan rangkaian logic yang menggunakan F/F bistabil dari jenis JK F/F. Counter berfungsi sebagai penghitung pulsa jam. Ada dua jenis Counter, yaitu :    
  1. Binary Counter
  2. BCD Counter
A. Binary Counter

     Merupakan penghitung yang penunjuk hasilnya dinyatakan dalam format Biner.
Kemampuan hitung tergantung pada jumlah Flip-Flop yang digunakan dan dapat dihitung dengan rumus :
Ck = 2n
n = Jumlah Flip-flop
Contoh : n = 2
Maka Ck = 2n = 4 →  0 0
                                    0 1
                                    1 0 
                                    1 1
Pulsa = Besaran listrik yang mempunyai v dan t
Contohnya menghitung pulpen di pabrik
    Ck = capasitas menghitung
Jika dioperasikan pada counter maka harus toggle → 1  1

Rangkaian Up Counter (hitung ke atas)

 Batas 16 (Hitungan)

Binary Counting 
Decimal Counting 
A 
B 
C 
D 
0 
0 
0 
0 
0 
0 
0 
0 
1 
1 
0 
0 
1 
0 
2 
0 
0 
1 
1
3 
0 
1 
0 
0 
4 
0 
1 
0 
1 
5 
0 
1 
1 
0 
6 
0 
1 
1 
1 
7 
1 
0 
0 
0 
8 
1 
0 
0 
1 
9 
1 
0 
1 
0 
10 
1 
0 
1 
1 
11 
1 
1 
0 
0 
12 
1 
1 
0 
1 
13 
1 
1 
1 
0 
14 
1 
1 
1 
1 
15 
  
Down Counter (hitung ke bawah)

 Batas 16 (Hitungan)

Binary Counting 
Decimal Counting 
A 
B 
C 
D 
1
1
1
1
15
1
1
1
0
14
1
1
0
1
13
1
1
0
0
12
1
0
1
1
11
1
0
1
0
10
1
0
0
1
9
1
0
0
0
8
0
1
1
1
7
0
1
1
0
6
0
1
0
1
5
0
1
0
0
4
0
0
1
1
3
0
0
1
0
2
0
0
0
1
1 
0
0
0
0
0

 

Alat / Bahan :      * Papan Bread Board
* IC SN 7476
      * Resistor
* Dioda LED
      * Kabel
* Baterai
Kesimpulan
Untuk membuat batas suatu Binary Counter maka harus dicari dengan Binary Counter. Untuk mengurangi batas harus di outputkan ke gerbang NAND.

 
B. BCD Counter

     BCD Counter merupakan penghitung yang menggunakan system perhitungan dengan BCD. Counter dengan pernyataan hitung dalam formasi BCD ( 0 – 9) atau ( 0000 – 1001).

Alat / Bahan : * Papan Bread Board
       * IC SN 7490
       * Resistor
       * Dioda LED
       * Kabel
       * Baterai

          Pada saat rangkaian disusun. Maka lampu Flip-Flop akan menyala secara bergantian. Mulai dari A, B, C, dan kemudian D.

Gambar Rangkaian :
Contoh Rangkaian Counter batas 24


 Pembahasan :
 

     Untuk mendapatkan hasil yang lebih dari 9, maka dihubungkan dengan Gerbang NAND. Dan untuk mencarinya dihitung dengan rumus BCD. Misal : kita ingin membuat batas 8 berarti kita membutuhkan 1 buah IC dengan BCD 1000. Bilangan dengan A = 0, B = 2, C = 4, dan D = 8. Dan RB = Reset. Rangkaian di atas membutuhkan 2 buah IC karena angkanya lebih dari 9. Oleh karena itu dibantu dengan IC lain untuk memunculkan angka tersebut. Untuk keluaran sebanyak 3 buah maka dibantu dengan gerbang NAND. 



Referensi :   
       Panahatan, Drs. 2009. THEORY AND PRACTICE OF LOGIC CIRCUIT (Diktat Kuliah). Medan : Universitas Negeri Medan
       Organisasi dan Arsitektur Komputer by Yulisdin Mukhlis, ST., MT. PRINSIP DAN PERANCANGAN RANGKAIAN LOGIKA 
www.google.com
www.wikipedia.com

0 comments:

Post a Comment

Followers

  © Blogger template 'A Click Apart' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP