Wednesday, May 30, 2012

DASAR PEMROGRAMAN

Modul Algotima Dan Pemrograman Pascal


Untuk membuat sebuah program kita pastinya membutuhkan sebuah atau beberapa software yang mendukung pembuatan program tersebut dan sesuai dengan kemampuan kita dalam bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman diklasifikasikan menjadi 3 jenis yaitu :
Æ Low – level programing language

Tingkat bahasa pemrograman ini disebut “rendah” (low level) dikarenakan kurangnya abstraksi atau kurangnya penggambaran oleh kode instruksi yang ada antara bahasa natural (manusia) dan bahasa mesin. Dan karena itu bahasa ini sering disebut bahasa mesin.
Æ High – level programing language

Bahasa pemrograman di tingkat ini sudah memiliki abstraksi yang luas dan memiliki kemiripan dengan bahasa natural (manusia) terutama bahasa inggris. Dan bahasa ini sangat mudah di gunakan dan biasanya bahasa pemrograman ini digunakan untuk orang awam yang ingin belajar bahasa pemrograman.
Æ Very high – level programing language.

Bahasa ini memiliki abstraksi yang sangat tinggi dari pada High – level language dan biasanya digunakan untuk menunjang produktivitas para programer profesional. Nah .. untuk pembelajaran tahap awal kita akan membahas tentang salah satu bahasa pemrograman tingakt tinggi yaitu bahasa pemrograman PASCAL. Sebelum itu kita harus belajar tentang algoritma pemrograman yang biasanya diimplementasikan dengan Flowchart atau Pseudocode. Pembuatan algoritma ini bertujuan untuk mempermudah pembuatan program, algoritma juga bisa dikatakan sebagai kerangka awal sebuah program.
I.1 Flowchart Flowchart merupakan skema penggambaran tahap – tahap esekusi dalam sebuah program yang akan kita buat dalam bentuk symbol. Untuk symbol-simbol anda bisa cari atau surfing di internet sekalian dengan contoh penggunaan flowchart.
I.2 Pseudocode Selain flowchart kita juga dapat menyusun algoritma dengan menggunakan pseudocode. Pseudocode adalah bentuk informal untuk menggambarkan struktur bahasa pemrograman. Tujuan digunakannya pseudocode adalah :
1. Lebih mudah dipahami
2. Lebih mudah dibaca oleh manusia
3. Lebih mudah dalam pencurahan ide/ gagasan
4. Dan lebih mudah dalam pentransformasian kedalam bahasa pemrograman

Karena penggunaanya lebih simpel makan pseudocode sangat dianjurkan untuk programer pemula dalam menyusun sebuah algoritma sebuah kasus. Dan biasanya pseudocode menggunakan campuran antara bahasa pemrograman dan bahasa manusia, terutama dengan bahasa pascal. Jika dibandingkan dengan bahasa pascal, pseudocode memiliki kemiripan dalam menuliskan sintaks program dengan pascal sehingga lebih mudah dipelajari. Berikut contoh dari penggunaan pseudocode.
Contoh pseudocode :
Algoritma menghitung gaji
Kamus
nama : text jamkerja,
tarifperjam, gaji : numerik
Algoritma
Input (nama, jamkerja, tarifperjam)
Gaji <--- jamkerja * tarif perjam
Output ( nama, Gaji)

Post a Comment

Followers

  © Blogger template 'A Click Apart' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP