Wednesday, April 21, 2010

VGA Hibrida

Kartu grafis on-board dan kartu grafis tambahan bisa saling bahu-membahu. Teknologi ini dinamakan teknologi Hibrida. Baik ATi maupun nVidia sudah mengadopsi teknologi ini.

Si Ciplus bertanya kepada sahabatnya, Cuplis, “Plis, pinjam Doom 3 sama Call of Duty 4 dong?”

Cuplis pun berbalik bertanya, “Kartu grafis elu kan on-board. Emangnya bisa dibuat pakai main game berat kayak Doom 3?”

“Eh jangan salah Plis, kartu grafis gue sekarang lumaan bgus, malah dukung DirectX 10 dan bisa dibikin jadi Crossfire”, kata Ciplus.

Cuplis pun heran, “Ah, masa sih, berarti gue ketinggalan berita dong”.

Kartu grafis on-board saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Salah satu teknologi, tentu saja berkaitan dengan kartu grafis, yang sedang ramai dibicarakan adalah yang membuat kartu grafis on-board dan kartu grafis tambahan bahu-membahu mengahsilkan kinerja yang lebih tinggi dibanding menggunakan kartu grafis tunggal. Biasanya, kartu grafis on-board “nganggur” ketika kartu grafis tambahan dipasang. Padahal, daripada nganggur, kenapa tidak turut membantu? Kira-kira begitulah ide teknologi hibrida ini.

Kedua pemain besar dalam dunia kartu grafis, ATi dan nVidia, merilis teknologi hibrida dlam waktu yang hampir bersamaan. ATi menyebut sstem hibrida dengan istilah “Hybrid CrossFireX” (atau sering disebut “Hybrid CrossFire” saja), sedangkan nVidia memperkenalkan “Hybrid SLI” sebagai istilah kartu grafis hibrida.

Syarat-Syarat

Tidak semua PC bisa menerapkan sistem Hybrid SLI maupun Hybrid CrossFire. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Kartu grafis dan mothreboard harus mendukung sistem hibrida. Prosesor yang mendukung sistem hibrida, untuk saat ini baru prosesor AMD.

Dukungan motherboard Hybrid CrossFire punya ATi terdapat pada motherboard dengan chipset AMD 780 – AMD 780G dan AMD 780V. Kedua kartu grafis onboard ini sudah sudah mendukung DirectX 10 dan Shader Model 4.0 yang cukup bagus untuk menampilkan efek-efek di Windows Vista.

Di kubu nVidia, dukungan motherboard untuk Hybrid SLI memiliki jenis yang lebih beragam. Pada motherboard dengan chipset GeForce ada seri 8100, 8200, dan 8300. Sedangkan motherboard dengan chipset nForce-nya ada seri 720a, 730a, 750a SLI dan 780a SLI.

Selain untuk desktop, Hybrid SLI juga disediakan untuk segmen notebook. Dukungan ini berlaku pada motherboard dengan chipset GeForce 9100M G. Kartu grafis dukungannya mencakup chipset GeForce 9200M GS, 9300M GS, 9500M GS, 9600M GS, 9600M GT dan 9650M GT.

Kartu grafis nVidia yang bisa digunakan untuk sistem hibrida adalah GeForce 8400GS, 8500GT, 9800GTX, dan 9800GX2. Kartu grafis ATi Radeon saat ini belum terlalu banyak, hanya ada pada seri Radeon HD 2400 dan 3400.

Ada hal yang harus diperhatikan. Chipset grafis antara motherboard dan kartu grafis harus sama. Misalnya, motherboard dengan chipset GeForce 8200 hanya bisa ditandem dengan kartu grafis berchipset nVidia, sedangkan motherboard dengan chipset AMD790G hanya bisa dipadu dengan ATi. (PCplus, 310)

0 comments:

Post a Comment

Followers

  © Blogger template 'A Click Apart' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP