Monday, May 13, 2013

BIOS

BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:
   1. Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
   2. Memuat dan menjalankan sistem operasi
   3. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
   4. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.
Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.
Kata BIOS juga dapat diartikan sebagai "kehidupan" dalam tulisan Yunani (Βίος).
Komponen BIOS
Dalam BIOS, terdapat beberapa komponen dasar, yakni sebagai berikut:
Contoh dari CMOS Setup (Phoenix BIOS)
    * Program BIOS Setup yang memungkinkan pengguna untuk mengubah konfigurasi komputer (tipe harddisk, disk drive, manajemen daya listrik, kinerja komputer, dll) sesuai keinginan. BIOS menyembunyikan detail-detail cara pengaksesan perangkat keras yang cukup rumit apabila dilakukan secara langsung.
    * Driver untuk perangkat-perangkat keras dasar, seperti video adapter, perangkat input, prosesor, dan beberapa perangkat lainnya untuk sistem operasi dasar 16-bit (dalam hal ini adalah keluarga DOS).
    * Program bootstraper utama yang memungkinkan komputer dapat melakukan proses booting ke dalam sistem operasi yang terpasang.
ROM dan NVRAM
BIOS juga sering disebut sebagai ROM BIOS karena pada awalnya BIOS disimpan dalam chip memori hanya baca (ROM) dalam motherboard. Mengapa disimpan di dalam ROM, adalah agar BIOS dapat dieksekusi pada waktu komputer dinyalakan, tanpa harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyipanan terlebih dahulu (yang memakan waktu lama). BIOS dalam komputer PC modern disimpan dalam chip ROM yang dapat ditulisi ulang secara elektrik atau Flash ROM. Karena itulah, sekarang sebutan Flash BIOS lebih populer dibandingkan dengan ROM BIOS. Berikut ini adalah beberapa chip ROM yang digunakan sebagai tempat penyimpanan BIOS.
Tipe ROM
Cara penulisan
Dapat dihapus
Jenis BIOS
Tidak
ROM BIOS
PROM Writer
Tidak
ROM BIOS
EPROM/PROM Writer
Ya, dengan menggunakan EPROM Rewriter atau menyinarinya dengan sinar ultraviolet tepat pada lubang kuarsa bening.
ROM BIOS
EEPROM/EPROM/PROM Writer
Ya, dengan menggunakan EEPROM Rewriter, atau secara langsung secara elektrik dari papan sirkuit dengan menggunakan perangkat lunak EEPROM Programmer.
ROM BIOS
EEPROM Writer atau software yang dapat menulisi Flash ROM
Ya, dengan menggunakan EEPROM Writer, atau langsung secara elektrik dari papan sirkuit dengan menggunakan perangkat lunak Flash BIOS Programmer.
Flash BIOS
Tampilan yang dikeluarkan oleh BIOS saat NVRAM mengalami kerusakan atau saat baterai litium CR-2032 habis dayanya atau dicabut dari slotnya
Meskipun BIOS disimpan dalam memori hanya baca, konfigurasi BIOS tidak disimpan dalam ROM, (hal ini disebabkan oleh sifat ROM yang statis) melainkan sebuah chip terpisah yang disebut sebagai Real-time clock (RTC), yang berupa sebuah Non-Volatile Random Access Memory (NVRAM). NVRAM juga sering disebut sebagai Complimentary Metal-Oxide Random Access Memory (CMOS RAM), karena menggunakan metode pembuatan CMOS. Karena menggunakan metode pembuatan CMOS, NVRAM membutuhkan daya yang sangat kecil agar dapat bekerja. Meskipun disebut non-volatile, NVRAM sebenarnya merupakan sebuah chip yang volatile, sehingga data yang tersimpan di dalamnya dapat terhapus dengan mudah jika daya listrik yang menghidupinya terputus. Oleh karena itu, NVRAM "dihidupi" oleh sebuah baterai (mirip baterai kalkulator atau jam) dengan bahan Litium dengan seri CR-2032. Sebuah baterai Litium CR-2032 dapat menghidupi NVRAM selama tiga hingga lima tahun. Jika daya dalam baterai habis, atau daya yang disuplainya terputus (akibat dicabut dari slotnya), maka semua konfigurasi akan dikembalikan ke kondisi standar, sesuai ketika BIOS tersebut diprogram oleh pabrikan. BIOS umumnya memberikan laporan CMOS Checksum Error atau NVRAM Checksum Error.
=BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:
  1. Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
  2. Memuat dan menjalankan sistem operasi
  3. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses
     booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
  4. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.
Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.
Kata BIOS juga dapat diartikan sebagai "kehidupan" dalam tulisan Yunani (Βίος).
Komponen BIOS
Dalam BIOS, terdapat beberapa komponen dasar, yakni sebagai berikut: Contoh dari CMOS Setup (Phoenix BIOS)
   * Program BIOS Setup yang memungkinkan pengguna untuk mengubah konfigurasi komputer (tipe harddisk, disk drive, manajemen daya
     listrik, kinerja komputer, dll) sesuai keinginan. BIOS menyembunyikan detail-detail cara pengaksesan perangkat keras yang
     cukup rumit apabila dilakukan secara langsung.
   * Driver untuk perangkat-perangkat keras dasar, seperti video adapter, perangkat input, prosesor, dan beberapa perangkat
     lainnya untuk sistem operasi dasar 16-bit (dalam hal ini adalah keluarga DOS).
·        Program bootstraper utama yang memungkinkan komputer dapat melakukan proses booting ke dalam sistem operasi yang terpasang.
ROM dan NVRAM
BIOS juga sering disebut sebagai ROM BIOS karena pada awalnya BIOS disimpan dalam chip memori hanya baca (ROM) dalam motherboard. Mengapa disimpan di dalam ROM, adalah agar BIOS dapat dieksekusi pada waktu komputer dinyalakan, tanpa harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyipanan terlebih dahulu (yang memakan waktu lama). BIOS dalam komputer PC modern disimpan dalam chip ROM yang dapat ditulisi ulang secara elektrik atau Flash ROM. Karena itulah, sekarang sebutan Flash BIOS lebih populer dibandingkan dengan ROM BIOS. Berikut ini adalah beberapa chip ROM yang digunakan sebagai tempat penyimpanan BIOS. Tipe ROM Cara penulisan Dapat dihapus Jenis BIOS Mask ROM Photolithography Tidak ROM BIOS Programmable ROM (PROM) PROM Writer Tidak ROM BIOS Erasable PROM EPROM/PROM Writer Ya, dengan menggunakan EPROM Rewriter atau menyinarinya dengan sinar ultraviolet tepat pada lubang kuarsa bening. ROM BIOS Electricly EPROM EEPROM/EPROM/PROM Writer Ya, dengan menggunakan EEPROM Rewriter, atau secara langsung secara elektrik dari papan sirkuit dengan menggunakan perangkat lunak EEPROM Programmer. ROM BIOS Flash ROM EEPROM Writer atau software yang dapat menulisi Flash ROM Ya, dengan menggunakan EEPROM Writer, atau langsung secara elektrik dari papan sirkuit dengan menggunakan perangkat lunak Flash BIOS Programmer. Flash BIOS Tampilan yang dikeluarkan oleh BIOS saat NVRAM mengalami kerusakan atau saat baterai litium CR-2032 habis dayanya atau dicabut dari slotnya
Meskipun BIOS disimpan dalam memori hanya baca, konfigurasi BIOS tidak disimpan dalam ROM, (hal ini disebabkan oleh sifat ROM yang statis) melainkan sebuah chip terpisah yang disebut sebagai Real-time clock (RTC), yang berupa sebuah Non-Volatile Random Access Memory (NVRAM). NVRAM juga sering disebut sebagai Complimentary Metal-Oxide Random Access Memory (CMOS RAM), karena menggunakan metode pembuatan CMOS. Karena menggunakan metode pembuatan CMOS, NVRAM membutuhkan daya yang sangat kecil agar dapat bekerja. Meskipun disebut non-volatile, NVRAM sebenarnya merupakan sebuah chip yang volatile, sehingga data yang tersimpan di dalamnya dapat terhapus dengan mudah jika daya listrik yang menghidupinya terputus. Oleh karena itu, NVRAM "dihidupi" oleh sebuah baterai (mirip baterai kalkulator atau jam) dengan bahan Litium dengan seri CR-2032. Sebuah baterai Litium CR-2032 dapat menghidupi NVRAM selama tiga hingga lima tahun. Jika daya dalam baterai habis, atau daya yang disuplainya terputus (akibat dicabut dari slotnya), maka semua konfigurasi akan dikembalikan ke kondisi standar, sesuai ketika BIOS tersebut diprogram oleh pabrikan. BIOS umumnya memberikan laporan CMOS Checksum Error atau NVRAM Checksum Error.
[sunting] Update BIOS
BIOS kadang-kadang juga disebut sebagai firmware karena merupakan sebuah perangkat lunak yang disimpan dalam media penyimpanan yang bersifat hanya-baca. Hal ini benar adanya, karena memang sebelum tahun 1995, BIOS selalu disimpan dalam media penyimpanan yang tidak dapat diubah. Seiring dengan semakin kompleksnya sebuah sistem komputer , maka BIOS pun kemudian disimpan dalam EEPROM atau Flash memory yang dapat diubah oleh pengguna, sehingga dapat di-upgrade (untuk mendukung prosesor yang baru muncul, adanya bug yang mengganggu kinerja atau alasan lainnya). Meskipun demikian, proses update BIOS yang tidak benar (akibat dieksekusi secara tidak benar atau ada hal yang mengganggu saat proses upgrade dilaksanakan) dapat mengakibatkan motherboard mati mendadak, sehingga komputer pun tidak dapat digunakan karena perangkat yang mampu melakukan proses booting (BIOS) sudah tidak ada atau mengalami kerusakan.
Oleh karena itu, untuk menghindari kerusakan (korupsi) terhadap BIOS, beberapa motherboard memiliki BIOS cadangan . Selain itu, kebanyakan BIOS juga memiliki sebuah region dalam EEPROM/Flash memory yang tidak dapat di-upgrade, yang disebut sebagai "Boot Block". Boot block selalu dieksekusi pertama kali pada saat komputer dinyalakan. Kode ini dapat melakukan verifikasi terhadap BIOS, bahwa kode BIOS keseluruhan masih berada dalam keadaan baik-baik saja (dengan menggunakan metode pengecekan kesalahan seperti checksum, CRC, hash dan lainnya) sebelum mengeksekusi BIOS. Jika boot block mendeteksi bahwa BIOS ternyata rusak, maka boot block akan meminta pengguna untuk melakukan pemrograman BIOS kembali dengan menggunakan floppy disk yang berisi program flash memory programmer dan image BIOS yang sama atau lebih baik. Pembuat motherboard sering merilis update BIOS untuk menambah kemampuan produk mereka atau menghilangkan beberapa bug yang mengganggu.
Masa depan BIOS
BIOS telah lama digunakan dalam industri PC, yakni semenjak IBM PC dirilis pada tanggal 21 Agustus 1981. Karena BIOS masih berjalan pada modus real (real-mode) yang lambat, maka para desainer PC bersepakat untuk mengganti BIOS dengan yang lebih baik dari BIOS yaitu EFI (Extensible Firmware Interface) yang diturunkan dari arsitektur IA-64 (Itanium).

Materi lain
BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:
1.  Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut      dengan Power On Self Test, POST)
2.  Memuat dan menjalankan sistem operasi
3.  Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
4.  Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.
Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.
Kata BIOS juga dapat diartikan sebagai "kehidupan" dalam tulisan Yunani (Βίος).
Komponen BIOS. Dalam BIOS, terdapat beberapa komponen dasar, yakni sebagai berikut:

Contoh dari CMOS Setup (Phoenix BIOS)
Program BIOS Setup yang memungkinkan pengguna untuk mengubah konfigurasi komputer (tipe harddisk, disk drive, manajemen daya listrik, kinerja komputer, dll) sesuai keinginan. BIOS menyembunyikan detail-detail cara pengaksesan perangkat keras yang cukup rumit apabila dilakukan secara langsung.
Driver untuk perangkat-perangkat keras dasar, seperti video adapter, perangkat input, prosesor, dan beberapa perangkat lainnya untuk sistem operasi dasar 16-bit (dalam hal ini adalah keluarga DOS).
Program bootstraper utama yang memungkinkan komputer dapat melakukan proses booting ke dalam sistem operasi yang terpasang.
ROM dan NVRAM
BIOS juga sering disebut sebagai ROM BIOS karena pada awalnya BIOS disimpan dalam chip memori hanya baca (ROM) dalam motherboard. Mengapa disimpan di dalam ROM, adalah agar BIOS dapat dieksekusi pada waktu komputer dinyalakan, tanpa harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyipanan terlebih dahulu (yang memakan waktu lama). BIOS dalam komputer PC modern disimpan dalam chip ROM yang dapat ditulisi ulang secara elektrik atau Flash ROM. Karena itulah, sekarang sebutan Flash BIOS lebih populer dibandingkan dengan ROM BIOS. Berikut ini adalah beberapa chip ROM yang digunakan sebagai tempat penyimpanan BIOS.
Meskipun BIOS disimpan dalam memori hanya baca, konfigurasi BIOS tidak disimpan dalam ROM, (hal ini disebabkan oleh sifat ROM yang statis) melainkan sebuah chip terpisah yang disebut sebagai Real-time clock (RTC), yang berupa sebuah Non-Volatile Random Access Memory (NVRAM). NVRAM juga sering disebut sebagai Complimentary Metal-Oxide Random Access Memory (CMOS RAM), karena menggunakan metode pembuatan CMOS. Karena menggunakan metode pembuatan CMOS, NVRAM membutuhkan daya yang sangat kecil agar dapat bekerja. Meskipun disebut non-volatile, NVRAM sebenarnya merupakan sebuah chip yang volatile, sehingga data yang tersimpan di dalamnya dapat terhapus dengan mudah jika daya listrik yang menghidupinya terputus. Oleh karena itu, NVRAM "dihidupi" oleh sebuah baterai (mirip baterai kalkulator atau jam) dengan bahan Litium dengan seri CR-2032. Sebuah baterai Litium CR-2032 dapat menghidupi NVRAM selama tiga hingga lima tahun. Jika daya dalam baterai habis, atau daya yang disuplainya terputus (akibat dicabut dari slotnya), maka semua konfigurasi akan dikembalikan ke kondisi standar, sesuai ketika BIOS tersebut diprogram oleh pabrikan. BIOS umumnya memberikan laporan CMOS Checksum Error atau NVRAM Checksum Error.
Pembuat BIOS
Saat ini, ada beberapa perusahaan penyedia BIOS, yakni sebagai berikut:
Award Software, yang meluncurkan Award BIOS, Award Modular BIOS, dan Award Medallion BIOS
.
Phoenix Technologies, yang meluncurkan Phoenix BIOS, dan setelah melakukan merjer dengan Award Software, meluncurkan Phoenix-Award BIOS.
American Megatrends Incorporated (AMI) yang merilis AMI BIOS, dan AMI WinBIOS.

Microids Research
Para OEM (Original Equipment Manufacturer), seperti Hewlett-Packard/Compaq, IBM/Lenovo, Dell Computer, dan OEM-OEM lainnya.
BIOS, kepanjangan dari Basic Input Output system. BIOS merupakan bagian dari kode perusahaan komputer yang akan dijalankan waktu pertama kali PC menyala, atau yang disebut dengan boot loader. Fungsi primer dari BIOS adalah untuk mengidentifikasi dan menginisialisasi komponen hardware sistem computer, seperti kartu grafis, harddisk, dan floppy disk, juga beberapa hardware lainnya. 
BIOS berguna untuk menyiapkan mesin computer ke dalam status kapabilitas computer yang normal, sehingga software lain yang disimpan di berbagai media, dapat ditampilkan, dijalankan dan dapat dikontrol oleh PC. Proses ini dinamakan booting atau booting up, atau yang sering dikenal dengan nama bootstrapping. 
Khusus untuk BIOS di PC yang sekelas IBM, maka BIOS dapat dikatakan sebuah kode program yang ada di chip yang akan mendeteksi dan mengontrol berbagai alat yang ada di PC x86. Selain itu, BIOS juga akan menyediakan kontrol untuk beberapa peripheral computer, seperti keyboard, fungsi display 800x600 piksel dan sebagainya. Sementara untuk Windows ME atau Windows 2000 atau di atasnya, fungsi display monitor akan dikontrol langsung oleh tabel terpisah dan menjadi pengganti fungsi monitor, lebih cepat dan lebih bisa diandalkan. Berbgai fungsi BIOS disimpan di ROM yang ada di kontrol Windows versi awal, dan kemudian sekarang BIOS hadir dengan Cmd.exe ataupun booting mesin ke verssi DOS.
istilah - istilah
Advanced BIOS. Suatu jenis BIOS khusus yang ditujukan untuk komputer IBM PS/2 yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan komputer di mode multitasking dan menyediakan suatu lokasi tertentu di memori untuk program tertentu saja.
 AMI BIOS Sebuah PC BIOS produksi American Megatrends, Inc. AMI BIOS telah banyak digunakan pada PC desktop.
Kesalahan yang sering terjadi berdasarkan bunyi BIOS
Pesan kesalahan BIOS maupun Bunyi kesalahan BIOS biasanya tidak semua Motherboard menandakan kesalahan yang sama tergantung dari jenis BIOS nya.
[AMI BIOS]
Beep 1x :RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 6x : Kesalahan Gate A20 – Menunjukan Keyboard yang rusak atau IC Gate A20-nya sendiri, Beep 8x :
Grapihic Card / VGA Card tidak terpasang dengan baik atau Rusak, Beep 11x :
Checksum Error, periksa Batre Bios, dan ganti dengan yang baru.
[AWARD BIOS]
Beep 1x Panjang :RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 1x Panjang 2x Pendek : Kerusakan Pada Graphic Card (VGA), Periksa bisa juga Pemasangan pada slotnya tidak pas (kurang masuk), Beep 1x Panjang 3x Pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang. Beep Tidak terputus / bunyi terus menerus : RAM atau Graphic Card tidak terdeteksi.
Batrey CMOS Rusak / Lemah
Gejala :Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/ setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.
Solusi :Segera Ganti Batreynya
Gejala :CPU yang sering Hang?
Solusi :Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di Harddisk, Ada Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil.....sebaikny a jangan dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal, silahkan hub: kami untuk dapat mengatasi masalah tersebut
Gejala :Komputer sering tampil blue screen
apa penyebabnya?
Solusi :Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan.
Gejala :Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnya tidak begitu lambat.
Solusi :Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk terlalu penuh, terlalu banyak
, program / software yang memakan space harddisk dan memory, ada virus, harddisk badsector.

Cara Aman Mengotak-atik Setting BIOS PC

Bila Windows adalah wajah ramah yang ditampilkan proyek-proyek komputer kepada dunia, maka BIOS adalah sisi gelap bawah sadar yang bertugas untuk berpikir. BIOS (Basic Input/Output System) adalah kode untuk fungsi-fungsi fundamental PC, seperti mengumpulkan ketukan tombol dari keyboard atau meletakkan pixel ke layar.
Program kecil ini bekerja di balik layar, menterjemahkan perintah Windows yang people-friendly menjadi angka nol dan satu yang hanya dimengerti oleh hardware Anda. Dan sebagaimana alam bawah sadar manusia, BIOS bisa berpengaruh sangat kuat pada tingkah laku dan kinerja PC Anda.
Terapi BIOS
Ketika teknologi baru muncul dan bug tua ditemukan, para pembuat komputer sering menerbitkan versi BIOS yang telah diupdate yang dapat mengatasi problem dan meningkatkan kinerja. Periksa situs Web pembuat PC Anda mengenai update terbaru. Namun pertama-tama pastikan Anda memiliki nomor versi terbaru BIOS; biasanya muncul sekilas di monitor Anda tepat setelah Anda menyalakan sistem. (Tekan tombol Pause bila kilasannya terlalu cepat.)
Mengupdate BIOS mudah, tetapi Anda harus melakukannya dengan hati-hati. Biasanya Anda perlu menjalankan program kecil dari floppy disk saja. Namun bila terjadi masalah, Anda hanya bisa meratapi motherboard yang tidak bisa lagi Anda gunakan. Jadi pastikan bahwa sebelumnya Anda telah membaca semua instruksi di file readme BIOS update. Dan selalu lakukan persis seperti apa yang petunjuk-petunjuk itu katakan.
Jika BIOS adalah bawah sadar PC, maka utiliti Setup merupakan fondasi untuk membangun karakter PC. Utiliti tersebut memiliki setting user untuk mengontrol harddisk, memori, kartu-kartu grafis, power saving, port USB, dan hardware lain. Program tersebut biasanya disertakan dalam disk, tetapi sekarang sudah tersimpan dalam chip ROM yang sama dengan BIOS PC.
Untuk membuka Setup, cukup tekan tombol (atau kombinasi tombol) yang disarankan kepada Anda untuk dimasukkan ketika PC melakukan start up. Masing-masing pembuat BIOS menggunakan tombol yang berbeda — Delete, F1, atau F10. Di layar Anda seharusnya memperlihatkan tombol atau tombol-tombol mana yang perlu ditekan untuk Setup tepat setelah layar menampilkan angka versi BIOS. Jika tidak, periksa dokumentasi sistem Anda.
Karena utiliti Setup dibuat oleh pembuat BIOS dan berada dalam chip yang sama dengan BIOS, ini sering disebut utiliti BIOS Setup. Dan karena utiliti ini menyimpan settingnya di chip clock/calendar — chip complementary metal-oxide semiconductor, atau CMOS — maka sering pula disebut sebagai program Setup CMOS. (Chip CMOS memiliki batere sendiri untuk memelihara setting chip sekalipun PC dimatikan.)
Utiliti Setup memiliki setting hardware yang berlimpah, mulai dari yang terlihat nyata, seperti setting waktu di clock PC, sampai yang tidak kelihatan, seperti jumlah “wait states” yang mengkoordinasi aliran data antara RAM dan CPU.
Pertama, Jangan Merusak Ketika bekerja dengan utiliti Setup PC, gunakan petunjuk praktis yang sama diajarkan pada awal bedah otak: Bila Anda tidak tahu apa yang dilakukan sesuatu, jangan berurusan dengannya. Kecerobohan mengubah wait state atau setting lainnya dapat menurunkan kinerja atau bahkan menyebabkan sistem mengalami crash.
Jika Anda mengira Anda telah tanpa sengaja mengubah setting ketika sedang bekerja dengan utiliti Setup, segera berhenti dan mulailah dari awal lagi. Semua utiliti Setup memiliki pilihan menu yang memungkinkan Anda keluar tanpa menyimpan perubahan. Anda mungkin melihat pula pilihan untuk mengembalikan setting ke nilai defaultnya. Abaikan opsi ini: Bila vendor PC Anda telah melakukan fine-tune terhadap sistem, setting default si pembuat BIOS mungkin membuatnya menjadi tidak optimal.
Backup setting-setting Anda sebelum membuat perubahan. Bila batere yang menghidupi chip clock/calendar mati, setting-setting Anda mati bersamanya. Bila utiliti Setup Anda mempunyai opsi backup, gunakanlah. Jika tidak, catat setting di kertas — atau tekan key Print Screen untuk masing-masing layar di utiliti tersebut (tetapi ini tidak selalu berfungsi).
Apa yang Dicari Sebelum mulai, baca sampai selesai user manual yang menyertai PC atau motherboard. Banyak manual menawarkan penjelasan singkat masing-masing setting. Setting bervariasi menurut manufaktur dan model, namun Anda seharusnya menemukan ini di hampir semua PC:
Optimalisasi dan kompatibilitas setting: Utiliti Setup sering berisi setting-setting untuk kinerja hardware. Kadang-kadang ini tidak diatur secara optimal di pabrik, utamanya pada PC yang dibuat berdasar pesanan atau generik. Scan seluruh program Setup. Setting modus AGP dan setting DMA merupakan kandidat utama untuk dioptimalisasi. Setting-setting ini juga berguna untuk troubleshooting hardware yang baru diinstall: Menonaktifkan atau menurunkan setting yang diberikan bisa memicu ketidak-kompatibelan kartu grafis, CD-ROM drive, atau peranti lain yang terjadi sebelumnya.
Setting harddisk: Anda akan menemukan tabel, biasanya pada halaman kedua atau Advanced dan dengan judul “IDE”, yang mendaftar semua parameter konfigurasi untuk EIDE harddisk yang secara langsung terkoneksi ke motherboard. (SCSI harddisk dan EIDE harddisk yang tidak punya kartu ekspansi akan menjalankan program konfigurasinya sendiri.) Sementara kebanyakan PC yang dibuat selama beberapa tahun terakhir dapat dengan mulus mendeteksi dan mengkonfigurasi harddisk baru, sebagian memerlukan instalasi manual. Baca your dokumentasi disk baru Anda mengenai prosedur tersebut dan gunakan opsi-opsi on-screen untuk membuat perubahan di tabel ini.
Floppy disk: Opsi ini memungkinkan Anda menyetel tipe floppy drive (3,5 inci, 1,44MB, sebagai contoh) yang telah Anda tetapkan sebagai drive A: atau B: Anda. Ini merupakan setting yang perlu diperiksa jika Anda mengalami problem floppy-drive. Sebagian utiliti Setup mempunyai setting sekuriti `Floppy Read only` tersendiri yang mencegah data Anda dituliskan ke floppy disk dan dihapus dari PC.
Urutan booting: Setting ini menentukan mana yang pertama kali dilihat PC ketika instruksi boot-up. Contoh: `A: kemudian C:`, `C: kemudian A:`, atau `C:, Zip drive`. Untuk booting dari CD-ROM drive, Zip, atau LS-120, Anda sepertinya harus mengubah setting ini.
Proteksi password: Bila ini diaktifkan, BIOS akan menanyakan password sebelum booting up. Sangat berhati-hatilah dengan yang satu ini: Bila melupakan password, Anda terpaksa mereset jumper motherboard atau mencopot batere CMOS, yang akan menyebabkan Anda kehilangan semua setting, atau Anda bahkan harus membeli motherboard baru.
Setting IRQ: Bila Anda butuh setting IRQ ekstra untuk hardware baru, Anda perlu membebaskan satu IRQ dengan menonaktifkan feature yang tidak digunakan, seperti port serial, port paralel, atau port USB.
Setting port paralel: Pilih modus yang paling cocok untuk hardware. Modus ECP atau EPP dapat sangat mempercepat printer dan peranti lain.
Kipas RPM dan temperatur CPU: Dua parameter kritis ini sebaiknya dicentang secara periodik untuk memastikan mereka berfungsi dengan benar.
Bantuan Hardware Offline
Internet sangat bagus untuk menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan hardware, tetapi menyelidiki situs-situs Web untuk mendapatkan nasihat yang bisa dipercaya cukup menghabiskan waktu. Kadangkala cara tercepat untuk mendapat jawaban adalah cara gaya kuno: dengan buku referensi yang baik. Di bawah ini adalah dua yang terbaik.
Upgrading and Repairing PCs ( www.upgradingandrepairingpcs.com) karya Scott Mueller (US$ 60) merupakan buku klasik yang mencakup segala sesuatu yang Anda butuhkan tentang PC dan hal-hal yang mungkin Anda tidak ketahui. Bila Anda mencari referensi menyeluruh, keluasan dan kedalaman judul ini belum terkalahkan ( www.quepublishing.com).
PC Hardware in a Nutshell ( www.oreilly.com/catalog/pchardnut2) oleh Barbara Fritchman Thompson dan Robert Bruce Thompson (US$ 40) merupakan panduan praktis yang bagus untuk membeli dan menggunakan PC. Dimuati dengan nasehat bergaya ringkas yang secara jelas memberikan informasi yang Anda perlukan, tanpa Anda harus mencari-carinya (www.oreilly.com).
Drive Kotor
Benah-benah di akhir minggu meninggalkan lapisan debu yang menutupi seluruh kantor, dan Anda kuaatir CD-RW drive Anda mungkin kotor. Bagaimana sebaiknya membersihkannya?
Mungkin sebaiknya tidak. Gosokan paling halus sekalipun dapat menghambat laser sensitif pada drive, jadi bila tidak rusak, jangan bersihkan. Bila kinerja menurun, atau bila drive Anda tidak mampu membaca medianya, coba beberapa semprotan yang diarahkan dengan baik dari kaleng semprotan udara — tersedia dengan harga kurang dari US$ 10 di toko-toko komputer. Pastikan menggunakan sedotan plastik yang menyertai kaleng. Dan jaga agar menyemprot pelan-pelan; desakan semprotan yang berlebihan dapat menyebabkan kondensasi yang menumpuk uap lembab pada interior drive. Sebelum menggunakan kit pembersih CD-RW seperti US$ 15 Drive Guardian buatan Kensington ( www.kensington.com/html/1080.html), carilah rekomendasi dari pembuat drive; sebagian merekomendasikannya, tetapi yang lainnya tidak.
Menghentikan Program Tua
Beberapa program software yang benar-benar tua hanya tidak sanggup berfungsi pada PC kecepatan tinggi sekarang ini. Jika Anda memiliki program kuno yang mengunci atau memunculkan pesan error setiap kali Anda hendak menjalankannya, cobalah CPUKiller; utiliti gratis dan mudah digunakan, yang memungkinkan Anda memperlambat PC sesedikit atau sebanyak Anda inginkan. Pergilah ke www.cpukiller.com untuk mendownloadnya.
Troubleshooting :
1 short beep
Normal POST - system is ok
2 short beeps
POST Error - error code shown on screen
No beep
Power supply or system board problem
Continuous beep
Power supply, system board, or keyboard problem
Repeating short beeps
Power supply or system board problem
1 long, 1 short beep
System board problem
1 long, 2 short beeps
Display adapter problem (MDA, CGA)
1 long, 3 short beeps
Enhanced  Graphics Adapter (EGA)
3 long beeps
3270 keyboard card
IBM POST Diagnostic Code Descriptions
100 - 199
System Board
200 - 299
Memory
300 - 399
Keyboard
400 - 499
Monochrome Display
500 - 599
Color/Graphics Display
600 - 699
Floppy-disk drive and/or Adapter
700 - 799
Math Coprocessor
900 - 999
Parallel Printer Port
1000 - 1099
Alternate Printer Adapter
1100 - 1299
Asynchronous Communication Device, Adapter, or Port
1300 - 1399
Game Port
1400 - 1499
Color/Graphics Printer
1500 - 1599
Synchronous Communication Device, Adapter, or Port
1700 - 1799
Hard Drive and/or Adapter
1800 - 1899
Expansion Unit (XT)
2000 - 2199
Bisynchronous Communication Adapter
2400 - 2599
EGA system-board Video (MCA)
3000 - 3199
LAN Adapter
4800 - 4999
Internal Modem
7000 - 7099
Phoenix BIOS Chips
7300 - 7399
3.5" Disk Drive
8900 - 8999
MIDI Adapter
11200 - 11299
SCSI Adapter
21000 - 21099
SCSI Fixed Disk and Controller
21500 - 21599
SCSI CD-ROM System
1 Short Beep
One beep is good! Everything is ok, that is if you see things on the screen. If you don't see anything, check your monitor and video card first. Is everything connected? If they seem fine, your motherboard has some bad chips on it. First reset the SIMM's and reboot. If it does the same thing, one of the memory chips on the motherboard are bad, and you most likely need to get another motherboard since these chips are soldered on. 
2 Short Beeps
 Your computer has memory problems. First check video. If video is working, you'll see an error message. If not, you have a parity error in your first 64K of memory. First check your SIMM's. Reseat them and reboot. If this doesn't do it, the memory chips may be bad. You can try switching the first and second banks memory chips. First banks are the memory banks that your CPU finds its first 64K of base memory in. You'll need to consult your manual to see which bank is first. If all your memory tests good, you probably need to buy another motherboard. 
3 Short Beeps
Basically the same thing as 2 beeps. Follow that diagnosis above. 
4 Short Beeps
Basically the same thing as 2 beeps. Follow that diagnosis above. It could also be a bad timer 
5 Short Beeps
Your motherboard is complaining. Try reseating the memory and rebooting. If that doesn't help, you should consider another motherboard. You could probably get away with just replacing the CPU, but that's not too cost-effective. Its just time to upgrade! 
6 Short Beeps
The chip on your motherboard that controls your keyboard (A20 gate) isn't working. First try another keyboard. If it doesn't help, reseat the chip that controls the keyboard, if it isn't soldered in. If it still beeps, replace the chip if possible. Replace the motherboard if it is soldered in. 
7 Short Beeps
Your CPU broke overnight. Its no good. Either replace the CPU, or buy another motherboard. 
8 Short Beeps
Your video card isn't working. Make sure it is seated well in the bus. If it still beeps, either the whole card is bad or the memory on it is. Best bet is to install another video card. 
9 Short Beeps
Your BIOS is bad. Reseat or Replace the BIOS. 
10 Short Beeps
Your problem lies deep inside the CMOS. All chips associated with the CMOS will likely have to be replaced. Your best bet is to get a new motherboard.
11 Short Beeps
Your problem is in the Cache Memory chips on the motherboard. Reseat or Replace these chips.
1 Long, 3 Short Beeps
You've probably just added memory to the motherboard since this is a conventional or extended memory failure. Generally this is caused by a memory chip that is not seated properly. Reseat the memory chips.
1 Long, 8 Short Beeps
Display / retrace test failed. Reseat the video card.
Phoenix BIOS Beep Codes
These audio codes are a little more detailed then the AMI codes. These BIOS emits three sets of beeps. For example, 1 -pause- 3 -pause 3 -pause. This is a 1-3-3 combo and each set of beeps is separated by a brief pause. Listen to this sequence of sounds, count them, and reboot and count again if you have to.
1-1-3
Your computer can't read the configuration info stored in the CMOS. Replace the motherboard. 
1-1-4
Your BIOS needs to be replaced. 
1-2-1
You have a bad timer chip on the motherboard. You need a new motherboard. 
1-2-2
The motherboard is bad. 
1-2-3
The motherboard is bad. 
1-3-1
You'll need to replace the motherboard. 
1-3-3
You'll need to replace the motherboard. 
1-3-4 
The motherboard is bad. 
1-4-1
The motherboard is bad. 
1-4-2 
Some of your memory is bad. 
2-_-_ 
Any combo of beeps after two means that some of your memory is bad, and unless you want to get real technical, you should probably have the guys in the lab coats test the memory for you. Take it to the shop. 
3-1-_ 
One of the chips on your motherboard is broken. You'll likely need to get another board. 
3-2-4
One of the chips on your motherboard that checks the keyboard is broken. You'll likely need to get another board. 
3-3-4
Your computer can't find the video card. Is it there? If so, try swapping it with another one and see if it works. 
3-4-_ 
Your video card isn't working. You'll need to replace it. 
4-2-1
There's a bad chip on the motherboard. You need to buy another board. 
4-2-2
First check the keyboard for problems. If nothing, you have a bad motherboard. 
4-2-3 
Same as 4-2-2. 
4-2-4 
One of the cards is bad. Try yanking out the cards one by one to isolate the culprit. Replace the bad one. The last possibility is to buy another motherboard. 
4-3-1
Replace the motherboard. 
4-3-2
See 4-3-1
4-3-3
See 4-3-1
4-3-4
Time of day clock failure. Try running the setup program that comes with the computer. Check the date and time. If that doesn't work, replace the battery. If that doesn't work, replace the power supply. You may have to replace the motherboard, but that is rare. 
4-4-1
Your serial ports are acting up. Reseat, or replace, the I/O card. If the I/O is on the motherboard itself, disable them with a jumper (consult your manual to know which one) and then add an I/O card. 
4-4-2
See 4-4-1, but this time is your Parallel port that's acting up.
4-4-3
You math coprocessor is having problems. Run a test program to double-check it. If it is indeed bad, disable it, or replace it.
Low 1-1-2
Your motherboard is having problems
Low 1-1-3
This is an Extended CMOS RAM problem, check your motherboard battery, and motherboard.

Saturday, May 11, 2013

OSI Model

Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).

OSI Model juga bisa diartikan sebagai model kerangka kerja yang diterima secara global bagi pengemmbangan standar yang lengkap dan terbuka. Model OSI membantu menciptakan standar terbuka antara sistem untuk saling berhubungan dan saling berkomunikasi terutama dalam bidang teknologi informasi.

Model refrensi OSI secara konseptual terbagi ke dalam 7 lapisan dimana masing-masing lapisan memiliki fungsi jaringan yang spesifik. Model ini diciptakan berdasarkan sebuah proposal yang dibuat oleh The International Standards rganization (ISO) sebagai langkah awal menuju standarisasi International yang digunakan pada berbagai layer.

Model refrensi OSI secara konseptual terbagi ke dalam 7 lapisan dimana masing-masing lapisan memiliki fungsi jaringan yang spesifik, seperti yang dijelaskan dibawah ini:

Artikel Mengenai OSI Model
  1. Physical Layer
    Physical Layer berfungsi dalam pengiriman raw bit ke channel komunikasi. Masalah desain yang harus diperhatikan disini adalah memastikan bahwa bila satu sisi mengirm data 1 bit, data tersebut harus diterima oleh sisi lainnya sebagai 1 bit juga, dan bukan 0 bit. Secara umum masalah-masalah desain yang ditemukan di sini berhubungan secara mekanik, elektrik dan interface procedural, dan media fisik yang berada di bawah laposan fisik.
  2. Data Link Layer
    Tugas utama data link layer adalah sebagai fasilitas transmisi raw data dan mentransformasi data tersebut ke saluran yang bebas dari kesalahan transmisi. Sebelum diteruskan ke network layer, data link layer melaksanakan tugas ini dengan memungkinkan pengirim memecah-mecah data input menjadi sejumlah data frame (biasanya berjumlah ratusan atau ribuan byte). Kemudian data link layer mentransmisikan frame tersebut secara berurutan, dan memproses acknowled- gament frame yang dikirim kembali oleh penerima. Masalah-masalah lainnya yang timbul pada data link layer (data juga sebagian besar layer-layer di atasnya) adalah mengusahakan kelancaran proses pengiriman data dari pengiriman yang cepat ke penerima yang lambat. Mekanisme pengaturan lalulintas data harus memungkinkan pengirim mengetahui jumlah ruang buffer yang dimiliki penerima pada suatu saat tertentu. Secara umum tugas komunikasi data adalah:
    1. Framing : Membagi bit stream yang diterima dari lapisan network menjadi unit-init data yang disebut frame.
    2. Physical Addresing : Definisi identitas pengirim data / atau penerima yang ditembahkan dalam header.
    3. Flow Control : Melakukan tindakan untuk membuat stabil laju bit jika rate atau laju bit stream berlebih atau berkurang.
    4. Error Control : Penambahan mekanisme deteksi dan retransmisi frame-frame yang gagal terkirim.
    5. Communication Control : Menentukan device yang harus dikendalikan pada saat tertentu jika ada dua koneksi yang sama.
  3. Network Layer
    Network Layer berfungsi untuk mengendalikan operasi subnet. Masalah desain yang penting adalah bagaimana caranya untuk menentukan route pengiriman paket dari sumber ke tujuan. Bila pada saat yang sama dalam sebuah subnet terdapat terlalu banyak paket, maka ada kemungkinana paket-paket tersebut tiba pada saat yang bersamaan. Hal ini dapat terjadinya bottleneck. Pengendalian kemacetan seperti ini juga merupakan tugas Network Layer, memungkinkan jaringan-jaringan yang ada berbeda seperti protocol yang berbeda, pengalamatan dan arsitektur jaringan yang berbeda untuk saling terintekoneksi. Secara tugas utama dari network dalam proses komunikasi data adalah:
    1. Logical Addresing : Pengalamatan secara logis ditambahkan pada header lapisan network. Pada jaringan TCP?IP pengelamatan ligis ini dikenal dengan sebutan IP Address.
    2. Routing : Hubungan antara jaringan yang membentuk internet-work membutuhkan metode jalur alamat agar paket dapat ditransfer dari satu device yang berasal dari jaringan satu menuju device lain pada jaringan yang lain. Fungsi routing didukung oleh routing protocol yaitu protocol yang bertujuan mencari jalan terbaik meuju tujuan dan tukar-menukar informasi tentang topologi jaringan dengan router yang lainnya.
  4. Transport Layer
    Fungsi dasar transport layer adalah menerima data dari session layer, memecah data menjadi bagian-bagian yang lebih kecil bila perlu, meneruskan data ke network layer, dan menjamin bahwa semuanya potongan data tersebut bisa tiba di sisi lainnya dengan benar. Selain itu, semua hal tersebut harus dilaksanakan secara efisien, dan bertujuan dapat melindungi layer-layer bagian atas dari perubahan teknologi hardware yang tidak dapat dihindari.
  5. Session Layer
    Session Layer mengijinkan para pengguna untuk menetapkan session dengan pengguna lain. Selain session selain memungkinkan transport data biasa, seperti yang dilakukan oleh transport layer, juga menyediakan layanan yang istimewa untuk aplikasi-aplikasi tertentu. Sebuah session digunakan untuk memungkinkan seseorang pengguna log ke remote timesharing sistem atau untuk memindahkan file dari satu mesin ke mesin lainnya.
  6. Presentation Layer
    Presenstation Layer melakukan fungsi-fungsi tertentu yang diminta untuk menjamin penemuan sebuah penyelesaian umum bagi masalah tertentu. Presentation layer tidak mengijinkan pengguna untuk menyelesaikan sendiri suatu masalah. Presentation layer memperhatikan syntax dan sementik informasi yang dikirimkan contoh layanan presentation adalah encoding data.
  7. Application Layer
    Application layer memiliki fungsi untuk menentukan terminal virtual jaringan abstrak, sehingga editor dan program-program lainnya dapat ditulis agar saling bersesuaian. Untuk menangani setiap jenis terminal, satu bagian software harus ditulis untuk memetakan fungsi terminal virtual jaringan ke terminal sebenarnya. Fungsi application layer lainnya adalah pemindahan file. Sistem file yang satu dengan yang lainnya memiliki konvensi penamaan yang berbeda, cara menyatakan baris-baris teks yang berbeda, dan sebagainya. Perpindahan file dari sebuah sistem ke sistem lainnya yang berbeda memerlukan penanganan untuk mengatasi adanya ketidak kompatibelan ini. Tugas application layer, seperti pada surat elektornik, remote job entry, directory lookup, dan barbagai fasilitas bertujuan umum dan fasilitas bertujuan khusus lainnya. Protocol-protocol yang terdapat pada lapisan aplikasi diantaranya adalah FTP, SMTP, dan HTTP.
Sumber: http://prakian.blogspot.com/2013/02/artikel-mengenai-osi-model.html

Tuesday, May 7, 2013

Struktur Bahasa C++



Contoh 1           :                                                           Hasil    :

// my first program in C++                                   Hello World!    
#include
int main ()
{
  cout << "Hello World!";
  return 0;
}

Sisi kiri merupakan source code, yang dapat diberi nama hiworld.cpp dan sisi kanan adalah hasilnya setelah di-kompile dan di-eksekusi.

Program diatas merupakan salah satu program paling sederhana dalam C++, tetapi dalam program tersebut mengandung komponen dasar yang selalu ada pada setiap pemrograman C++. Jika dilihat satu persatu          :

// my first program in C++
Baris ini adalah komentar. semua baris yang diawali dengan dua garis miring (//) akan dianggap sebagai komentar dan tidak akan berpengaruh terhadap program. Dapat digunakan oleh programmer untuk menyertakan penjelasan singkat atau observasi yang terkait dengan program tersebut.
#include
Kalimat yang diawali dengan tanda (#) adalah are preprocessor directive. Bukan merupakan baris kode yang dieksekusi, tetapi indikasi untuk kompiler. Dalam kasus ini kalimat  #include memberitahukan preprocessor kompiler untuk menyertakan header file standard iostream. File spesifik ini juga termasuk library deklarasi standard I/O pada C++ dan file ini disertakan karena fungsi-fungsinya akan digunakan nanti dalam program.
int main ()
Baris ini mencocokan  pada awal dari deklarasi fungsi main. fungsi main merupakan titik awal dimana seluruh program C++ akan mulai dieksekusi. Diletakan diawal, ditengah atau diakhir program, isi dari fungsi main akan selalu dieksekusi pertama kali. Pada dasarnya, seluruh program C++ memiliki fungsi  main.
main diikuti oleh sepasang tanda kurung () karena merupakan fungsi. pada C++, semua fungsi diikuti oleh sepasang tanda kurung () dimana, dapat berisi argumen didalamnya. Isi dari fungsi main selanjutnya akan mengikuti,berupa deklarasi formal dan dituliskan diantara kurung kurawal ({}), seperti dalam contoh.
cout << "Hello World";
Intruksi ini merupakan hal yang paling penting dalam program contoh. cout merupakan standard output stream dalam C++ (biasanya monitor). cout dideklarasikan dalam  header file iostream.h, sehingga agar dapat digunakan maka file ini harus disertakan.
Perhatikan setiap kalimat diakhiri dengan tanda semicolon (;). Karakter ini menandakan akhir dari instruksi dan harus disertakan pada setiap akhir instruksi pada program C++ manapun.
return 0;
Intruksi return menyebabkan fungsi main() berakhir dan mengembalikan kode yang mengikuti instruksi tersebut, dalam kasus ini 0. Ini merupakan cara yang paling sering digunakan untuk mengakhiri program.

Tidak semua baris pada program ini melakukan aksi. Ada baris yang hanya berisi komentar (diawali //), baris yang berisi instruksi untuk preprocessor kompiler (Yang diawali #),kemudian baris yang merupakan inisialisasi sebuah fungsi (dalam kasus ini, fungsi main) dan baris yang berisi instruksi (seperti,  cout <<), baris yang terakhir ini disertakan dalam blok yang dibatasi oleh kurung kurawal ({}) dari fungsi  main.




Struktur program dapat dituliskan dalam bentuk yang lain agar lebih mudah dibaca, contoh :

int main ()
{
  cout << " Hello World ";
  return 0;
}

Atau dapat juga dituliskan       :

int main () { cout << " Hello World "; return 0; }

Dalam satu baris dan memiliki arti yang sama dengan program-program sebelumnya. pada C++ pembatas antar instruksi ditandai dengan semicolon (;) pada setiap akhir instruksi.

Contoh 2          :                                                           Hasil    :

// my second program in C++                             Hello World! I'm a C++ program

#include

int main ()
{
  cout << "Hello World! ";
  cout << "I'm a C++ program";
  return 0;
}

 Komentar

Komentar adalah bagian dari program yang diabaikan oleh kompiler. Tidak melaksanakan aksi apapun. Mereka berguna untuk memungkinkan para programmer untuk memasukan catatan atau deskripsi tambahan mengenai program tersebut. C++ memiliki dua cara untuk menuliskan komentar :

//         Komentar baris
/*         Komentar Blok  */

Komentar baris, akan mengabaikan apapun mulai dari tanda (//) sampai akhir dari baris yang sama. Komentar Blok, akan mengabaikan apapun yang berada diantara tanda /* dan */.

trims...

Istilah Komputer Dalam Bahasa Indonesia

      Ini adalah istilah komputer yang udah diterjemahin ke dalam bahasa Indonesia, ni istilah penting buat lo semua yang baru belajar komputer.

No. Istilah Padanan
============================================
1 abort = gugurkan
2 access = akses
3 access management = manajemen akses
4 access unit = unit akses
5 account = akun; rekening
6 action button = tombol tindak, tombol aksi
7 action setting = penataan tindak, penataan aksi
8 active desktop = destop aktif
9 add-ins = tertambah
10 address = alamat
11 address book = buku alamat
12 administration = administrasi
13 administration domain = ranah administrasi
14 advisory system = sistem penasihat
15 affirmation = penegasan
16 agenda = agenda
17 algorithm = algoritma
18 alias = alias
19 align left = rata kiri
20 align right = rata kanan
21 alignment = perataan
22 alternate = silih
23 alternate recipient = penerima pilihan
24 animation = animasi
25 anonymous remailer = penyurat-balik anonim
26 append = bubuh
27 application = aplikasi
28 apply = terapkan
29 apply design = desain terapan
30 arrange = susun
31 array = larik
32 artificial intelligence = kecerdasan buatan, intelegensi buatan
33 ascending = menanjak, urut naik
34 attribute = atribut
35 auto clip art = gambar klip otomatis
36 auto-correct = pembetulan otomatis, otokoreksi
37 auto-forward = maju otomatis
38 auto-replay = putar ulang otomatis
39 auto-reply = balasan otomatis
40 autofit = otofit
41 autoformat = format otomatis, otoformat
42 automatic learning = pembelajaran otomatis
43 autoshapes = bentuk otomatis
44 autosum = total otomatis; jumlah otomatis
45 back = balik; belakang
46 back slash = garis miring kiri
47 back space = spasi mundur
48 back up = (rekam) cadangan
49 background = latar belakang
50 backtracking = lacak balik
51 backward chaining = perantaian balik
52 band = pita
53 bandwidth = lebar pita
54 bar = batang
55 bar-code = kode batang
56 bar-code reader = pembaca kode batang
57 bar-code scanner = pemindai kode batang
58 base = basis
59 batch = tumpak
60 best-first search = telusur pertama terbaik
61 binary = biner
62 bit = bit
63 bit map = peta bit
64 blackboard model = model papan tulis
65 blind copy recipient = penerima kopi buntu; penerima salin buntu
66 body = bodi; badan
67 body text = teks tubuh
68 bold = tebal
69 border = batas
70 bps = bps
71 breadth-first search = telusur pertama lebar
72 break = putus
73 broadcast mail = surat siaran
74 broadcast videography = videografi siaran
75 browse = ramban; jelajah
76 browsers = peramban; penjelajah
77 buffer = penyangga
78 bug = kutu
79 bullet = bulet
80 button = tombol
81 byte = bita
82 cache memory = memori tembolok, memori singgahan
83 cancel = batal
84 capacity = kapasitas
85 capslock = kancing kapital
86 caption = takarir
87 card = kartu
88 cartridge = kartrid, selongsong, patrun
89 cartridge disk = disket kartu
90 cascade = riam
91 cell = sel
92 center = tengah
93 central processing unit (CPU) = unit pengolah pusat (UPP)
94 change case = ubah karakter
95 channel = saluran, kanal
96 character = aksara; karakter
97 chart = bagan
98 chatting = rumpi
99 clear = bersih; bersihkan
100 click = klik
101 client = klien
102 close = tutup
103 closed file = berkas tertutup
104 cluster = gugus; rumpun
105 coding = pengodean
106 color = warna
107 color monitor = monitor warna
108 column = kolom
109 comments = komentar
110 common name = nama umum
111 computer = komputer
112 computer aided = berbantuan komputer
113 computer aided design (CAD) = desain berbantuan komputer (DBK)
114 computer aided instruction = instruksi berbantuan komputer
115 computer aided manufacturing = pemanufakturan berbantuan komputer
116 computer conference = konferensi komputer
117 computer memory = memori komputer
118 computer network = jaringan komputer
119 conclusion part = bagian kesimpulan
120 content = isi
121 content type = tipe isi
122 control(ctrl) = kontrol (ktrl), kendali
123 convert = ubah
124 copy = salinan; kopi
125 copy recipient = penerima salinan
126 count = cacah
127 country name = nama negara
128 crack = rengkah
129 cracker = perengah
130 create new = buat baru
131 cursor = kursor
132 custom views = tilik pesanan, tilik suai
133 customizes = sesuai
134 cut = potong
135 cut-off = putus
136 daemon = jurik
137 data = data
138 data analysis display = tampilan analisis data
139 data anaysis = analisis data
140 data bank = bank data
141 data interchange = saling tukar data
142 data logging = pencatatan data
143 data processing = pemrosesan data, pengolahan data
144 data processor = pemroses data
145 database = pangkalan data, basis data
146 datasheet = lembar data
147 date = tanggal
148 debug = awakutu
149 decimal = desimal
150 declarative knowledge = pengetahuan deklaratif
151 decoding = pengawasandian
152 decrease = kurang; susut
153 deduction = deduksi
154 deductive inference = inferensi deduksi
155 deferred delivery = pengiriman tertunda
156 delete = hapus
157 delete item = butir hapus
158 delivery = pengiriman
159 delivery notification = pemberitahuan pengiriman
160 depth-first search = telusur pertama kedalaman
161 descending = menurun, urut turun
162 design = desain; rancangan
163 desk application = aplikasi meja
164 digit = digit
165 digital = digital
166 digital computer = komputer digital
167 direct submission = submisi langsung
168 direct user = pengguna langsung
169 directory = direktori
170 directory information = informasi direktori
171 directory = management manajemen direktori
172 directory name = nama direktori
173 directory system = sistem direktori
174 directory system agent = agen sistem direktori
175 directory user = pengguna direktori
176 directory user agent = agen pengguna direktori
177 disc = disket; cakram; diska
178 disclosure of other = penyingkapan lain
179 disconnected network drive = pemacu jaringan tak-tersambung
180 discuss = diskusi
181 disk drive = penggerak disket; penggerak cakram
182 disk memory = memori disket; memori cakram
183 diskette = disket
184 display = tayangan
185 display station = monitor peraga
186 distribution list = senarai distribusi
187 document = dokumen
188 document delivery = pengiriman dokumen
189 document interchange = saling tukar dokumen
190 domain = ranah
191 domain knowledge = pengetahuan ranah
192 domain model = model ranah
193 domain name server = server nama ranah; peladen nama ranah
194 down = anjlok
195 download = unduh
196 drag = seret
197 draw = gambar; lukis
198 draw table = buat tabel
199 drawing = penggambaran
200 drive = penggerak
201 dummy = tiruan
202 edit = edit
203 electronic data proccessing(EDP) = pemrosesan data elektronik (PDE)
204 electronic archive = arsip elektronik
205 electronic data = data elektronik
206 electronic document = dokumen elektronik
207 electronic mail = surat elektronik
208 electronic mailbox = kotak surat elektronik
209 electronic messaging = pemesanan elektronik
210 emoticon = ikon emosi
211 encoded information = informasi tersandi
212 encoding = penyandian
213 encryption = enkripsi
214 end = selesai; tamat
215 enter = enter
216 entry = entri
217 envelope = amplop
218 episode = episode
219 erase = hapus
220 eraser = penghapus
221 error = galat
222 esc(ape) = hindar; keluar balik
223 evaluation function = fungsi evaluasi
224 exit = keluar
225 expert system (ES) = sistem pakar (SP)
226 expiration date = tanggal ekspirasi
227 expiry date indication = indikasi tanggal kedaluwarsa
228 explorer = penjelajah
229 export = ekspor
230 facsimile = faksimile
231 facsimile machine = mesin faksimile
232 fax = faks
233 fax board = papan faks
234 fax machine = mesin faks
235 fax modem = modem faks
236 feedback = balikan; umpan balik
237 fetch = jemput; ambil
238 field = ruas
239 field length = panjang ruas
240 file = berkas
241 file name = nama berkas
242 filing = pemberkasan
243 fill = isi
244 fill character = isi karakter
245 filter = tapis; filter
246 filtering = penapisan
247 find = cari; temukan
248 firmware = peranti tegar, perangkat tegar
249 floppy disk = disket liuk; cakram liuk
250 folder = pelipat
251 font = huruf; fonta
252 font size = ukuran huruf
253 footer = kaki halaman
254 foreground = latar depan
255 format = format
256 format painter = pewarna format
257 formula = formula, rumus
258 forward = depan
259 forward chaining = perantaian maju
260 frame = bingkai
261 front-end = ujung depan
262 full screen = layar penuh
263 gateway = gerbang
264 general = umum
265 generate = bangkitkan
266 get = dapatkan
267 gigabyte = gigabita
268 go to = menuju
269 gridlines = garis kisi
270 hack = retas
271 hacker = peretas
272 hang = macet
273 hanging indent = inden macet
274 hard disk = cakram keras
275 hardware = perangkat keras
276 header = tajuk
277 heading = penajukan
278 help = bantuan
279 heuristic search = telusur heuristik
280 hide = tersembunyi
281 highlight = sorot
282 history = sejarah
283 home = pangkal
284 home base = basis pangkal
285 horizontal = horizontal
286 hub = hub
287 hyperlink = hipertaut
288 identity (ID) = identitas (ID); tanda kenal
289 If-then rule = kaidah jika-maka
290 If-then statement = pernyataan jika-maka
291 image interpretation = inteprestasi citra
292 image understanding = pemahaman citra
293 image recognition = rekognisi citra
294 import = masuk; impor
295 in-basket = masuk keranjang
296 inbox = kotak masuk
297 indent = inden
298 index = indeks
299 inference engine = mesin inferensi
300 informatics = informatika
301 information = informasi
302 information object = objek informasi
303 information system = sistem informasi
304 information technology (IT) = teknologi informasi (TI)
305 input = masukan
306 input data = data masukan
307 input/output (I/O) = masukan/keluaran (M/K)
308 insert = sisip, sisipan
309 install = instal
310 instruction = pembelajaran, instruksi
311 integrated software = perangkat keras terpadu
312 interactive videography = videografi interaktif
313 interface = antarmuka
314 intranet = intranet
315 IP (identification personal) = alamat PI (personal address identifikasi)
316 italic = italik; miring
317 joining = penggabungan
318 key = kunci; tombol
319 key field = medan kunci; medan tombol
320 key lock = terkunci
321 keyboard = papan ketik; papan tombol
322 keyboard entry = entri papan ketik; entri papan tombol
323 keyboard printer = pencetak papan ketik
324 keypad = bantalan kunci
325 keyword = kata kunci; kata sandi
326 kilobyte = kilobita
327 knowledge acquisition = persyaratan pengetahuan
328 knowledge base = basis pengetahuan
329 knowledge engineer = insinyur pengetahuan
330 knowledge engineering = rekayasa pengetahuan
331 label = label
332 landscape = lanskap
333 launch = luncur
334 launching = peluncuran
335 leased line = jalur sewaan
336 left = kiri
337 legal pleadings = pembelaan legal
338 letters and fax = surat dan faks
339 line = garis; jalur
340 links = taut
341 list = senarai
342 load = muat
343 lock = kancing
344 log in = log masuk
345 log off = log keluar
346 log on = log masuk
347 log out = log keluar
348 lower case = sosok (huruf) bawah
349 macro = makro
350 macro instructions = instruksi makro
351 macroprocessor = makroprosesor; pemroses makro
352 magnetic disc storage = penyimpan disket magnetik
353 mail = surat
354 mail broadcaster = penyiar surat
355 mailbox = kotak surat
356 mainframe = bingkai induk; kerangka induk
357 management domain = ranah manajemen
358 map network drive = pemacu jaringan peta
359 master data = data utama; data induk
360 master file = berkas induk
361 means-end analysis = analisis rerata-akhir
362 media player = penggelar media
363 megabyte = megabita
364 memo = memo
365 memory = memori
366 memory cache = memori tembolok
367 memory capacity = kapasitas memori
368 menu = menu
369 merge = gabung
370 message = pesan
371 message handling = penanganan pesan
372 message retrieval = temu kembali pesan
373 message storage = penyimpanan pesan
374 message transfer = transfer pesan
375 message transfer agent = agen transfer pesan
376 microcomputer = mikrokomputer; komputer mikro
377 microprocessor = mikroprosesor; prosesor mikro
378 minicomputer = minikomputer
379 missing = penghilangan
380 modem = modem
381 moderated conference = konferensi terpadu
382 monitor = monitor
383 monitor display = tampilan monitor
384 motherboard = papan induk
385 mouse = tetikus
386 movie = film
387 multi-tasking = penugasan ganda
388 multimedia = multimedia
389 multiple of firing = ganda penyalaan
390 name resolution = resolusi nama
391 naming authority = otoritas penamaan
392 natural language = bahasa alami
393 network = jaringan
394 networking = jejaring
395 new mail = surat baru
396 nondelivery= takterkirim
397 numbering = penomoran
398 numlock = kancing angka
399 O/R address = alamat O/R
400 object = objek
401 off = padam
402 office automation = otomasi kantor
403 offline = terputus
404 ok = oke
405 on = hidup, on
406 on line = terhubung; tersambung
407 open = buka
408 operating system (OS) = sistem operasi (SO)
409 operator = operator
410 optical disk = disket optik
411 option = opsi; pilihan
412 originator = originator
413 originator/recipient = originator/penerima
414 other documents = dokumen lain
415 out-basket = keranjang luar
416 outline = kerangka, ragangan
417 output = keluaran
418 pack and go = kemas dan jalankan
419 page default = standar halaman
420 page down (PgDn) = turun halaman
421 page number = nomor halaman
422 page preview = pratilik halaman
423 page set up = tata halaman
424 page up (PgUp) = naik halaman
425 page width = lebar halaman
426 paragraph = paragraf
427 password = sandi lewat
428 paste = pasta, rekat
429 paste special = spesial pasta
430 pause = jeda
431 percent style = gaya persentase
432 physical delivery = pengiriman fisik
433 physical delivery access = akses pengiriman fisik
434 picture = gambar
435 pixel = piksel
436 port = pangkalan
437 portrait = potret
438 power = daya
439 preview = pratilik
440 preview not available = pratilik taktersedia
441 primary storage = penyimpan utama
442 print = cetak
443 print area = wilayah cetak
444 print out = cetakan
445 print preview = pratilik cetak
446 print screen = cetak layar
447 printer = pencetak
448 private domain name = nama ranah pribadi
449 private management = manajemen pribadi
450 probe = kuar
451 process = proses
452 processor = pemroses; prosesor
453 program = program
454 programmer = pemrogram, programer
455 programmer analyst = analis pemrogram; analis programer
456 programming = pemrograman
457 programming language = bahasa pemrograman
458 prompt = siap ketik
459 proof of delivery service = kedap layanan pengiriman
460 properties = properti
461 protect = proteksi; perlindungan
462 protocol = protokol
463 publications = publikasi
464 query = permintaan, kueri
465 quit = keluar
466 random access = akses acak
467 random access memory (RAM) = memori akses acak
468 read only memory (ROM) = memori baca-saja
469 reader = pembaca
470 ready = siap
471 receipt = menerima
472 received = diterima
473 recipient = penerima
474 record = utas; rekam
475 redo = jadi lagi
476 redundancy = kelewahan; redundansi
477 refresh = segar
478 release = luncuran; terbitan
479 remove = hapus
480 rename = ganti judul, nama ulang
481 repeat = ulang
482 replace = ganti
483 replication = replikasi
484 reply = jawab
485 reply all = jawab semua
486 reports = laporan
487 reset = tata ulang
488 resource = sumber daya
489 restart = start ulang
490 restore = simpan ulang
491 resume = teruskan lagi
492 retrieval = temu kembali
493 retry = coba lagi
494 return = kembali
495 rewrite = tulis ulang
496 right = kanan
497 row = baris
498 ruler = mistar
499 run = jalankan
500 save = simpan
501 save as = simpan sebagai
502 save as HTML (hyper text markup language) = simpan sebagai bahasa markah hiper teks (BMHT)
503 scan = pindai
504 scanner= pemindai
505 screen = layar
506 scroll = menggulung
507 scroll lock = kunci gulung
508 search = telusur
509 secondary recipient = penerima sekunder
510 sector = sektor
511 secure access = akses aman
512 security = keamanan
513 segment = segmen
514 select = pilih
515 select all = pilih semua
516 send = kirim
517 send to = kirim kepada
518 sent item = surat/butir terkirim
519 series = seri
520 server = peladen; server
521 set up show = tata tampilan
522 setting = penataan
523 setup = tata
524 shading = pembayangan
525 share workbook = buku kerja bersama
526 shareable directory = direktori terbagi
527 sheet = lembar
528 shift = alih
529 shut down = tutup padam
530 signature = tanda tangan
531 slash = garis miring
532 sleep = pudar
533 slide = salindia
534 slide colour scheme = skema warna salindia
535 slide from files = salindia dari berkas
536 slide from outlines = salindia dari ragangan
537 slide layout = tata letak salindia
538 slide miniature = miniatur salindia
539 slide number = nomor salindia
540 slide show = tampil salindia
541 slide sorter = penyortir salindia; pemilah salindia
542 slot = slot
543 software = perangkat lunak
544 sort = sortir; pilah
545 sound = suara
546 source = sumber
547 space = spasi
548 spacebar = batang spasi
549 speaker noter = pencatat pembicara
550 spelling = ejaan
551 split = belah
552 splitting = pembelahan
553 spread sheet = lembar sebar
554 standby = siaga
555 start = mulai; star
556 start up = hidupkan
557 status bar = batang status
558 stop = stop
559 stored message alert = siaga pesan tersimpan
560 style = gaya
561 style checker = pemeriksa gaya
562 subdirectory = subdirektori
563 subject = subjek
564 submission = submisi
565 subscriber = penika bawah
566 subscript = tika bawah
567 subtotals = subtotal
568 superscript = tika atas
569 symbol = simbol
570 synchronize = menyelaraskan; selaras
571 tab = tab
572 table = tabel
573 tape = pita
574 taskbar = batang tugas
575 teleconferencing = telekonferensi
576 telecopy = telekopi
577 telefax = telefaks
578 teletext = teleteks
579 telex = teleks
580 template templat
581 terminal = terminal
582 text (voice, image, video) = teks (suara, citra, video)
583 text box = kotak teks
584 theme = tema
585 thread = ulir
586 throughput = terobosan
587 tile = ubinan
588 time = waktu
589 to fax = ke faks
590 toolbars = batang alat; batang perkakas
591 tools = alat; perkakas
592 top-level domain name = nama ranah aras puncak
593 trace = runut
594 tracing facility = fasilitas perunutan
595 track = lintas, jalur
596 transfer = transfer
597 transmission = transmisi
598 transmittal event= peristiwa transmital
599 underline = garis bawah
600 undo = tak jadi
601 unhide = tak tersembunyi
602 up = ungguh
603 up level = naik aras
604 update = mutakhir
605 upload = unggah
606 upper case = sosok (huruf) atas
607 user = pengguna
608 user agent = agen pengguna
609 user friendly = akrab pengguna
610 user group = kelompok pengguna
611 user interface = antarmuka pengguna
612 utilities = kegunaan
613 version = versi
614 vertical = vertikal
615 video conferencing = konferensi video
616 videotext= teks video
617 view =tilik
618 viewdata = data tilik
619 viewing screen = layar penilikan
620 voice mail = surat suara
621 wake up = bangun
622 web pages = halaman web
623 whole page = halaman utuh
624 window = jendela
625 wizard = cekatan
626 word = kata
627 work load = beban kerja
628 work station = anjungan kerja
629 zoom = zum
 
 
Sumber: http://clickduakali.blogspot.com

Pengenalan Mysql

Mysql adalah sebuah program database server yang mampu menerima, mengirimkan datanya dengan sangat cepat, multi user, dan menggunakan perintah standar sql. Mysql merupakan sebuah database server yang free, artinya kita bebas menggunakan database ini untuk keperluan pribadi atau usaha tanpa membeli atau membayar lisensinya.
Kelebihan Mysql adalah database server, dapat juga berperan sebagai client sehingga disebut client/server yang open source dapat berjalan pada OS manapun, dengan flatform Windows maupun Linux

Untuk dapat menggunakan Mysql terlebih dahulu aktifkan dengan cara :
a. Pilih menu start, all programs, accessories kemudian pilih command prompt, atau selanjutnya akan tampil   jendela sbb :
b. Kemudian pada command prompt tersebut ketikan perintah sbb:
    C:\Document and settings\mahasiswa> cd \
    C:\ cd apache2triad\mysql\bin
    C:\apache2triad\mysql\bin> mysql.exe (“Untuk jalankan program mysql client)
    Atau langsung saja ketikan perintah :
    C:\mysql.exe
 
Sintaks-sintaks Mysql
1. Perintah untuk menampilkan atau melihat seluruh database yang ada pada Mysql
    Mysql> show databases;
2. Perintah untuk membuat database
    Mysql> create database nmdatabase;
   Contoh :
   Mysql> create database tamanbacaan;
3. Perintah untuk menghapus database
    Mysql> drop database nmdatabase;
    Contoh : mysql> drop database tamanbacaan;
4. Perintah untuk masuk ke dalam database yang akan kita gunakan
    Mysql> use nm_database
    Contoh : use tamanbacaan;
5. Perintah untuk membuat tabel
    Mysql>create table nmtable(field1 type(size), filed2 type(size),….)
    Contoh : mysql> create table anggota (id_anggota char(4) not null,
    -> nama varchar(15),
    -> alamat varchar(20),
    -> notelp varchar(12), primary key(id_anggota));
6. Perintah untuk menampilkan table
    Mysql> show tables;
7. Perintah untuk menambahkan primary key pada table yang telah kita buat
    Mysql> alter table nmtable
    -> add primary key(field);
   Contoh : mysql> alter table anggota
   -> add primary key(id_anggota);
8. Perintah untuk menghapus primary key
    Mysql> alter table nmtable
    -> drop primary key;
    Contoh : mysql> alter table anggota
    -> drop primary key;
9. Perintah untuk menampilkan struktur table
    Mysql> desc nmtable;
    Contoh : mysql> desc anggota;
10. Perintah untuk mengisi table
      Mysql> insert into nmtable(field1,field2,field3,…,fieldn)
      values (“value1”,”value2”,…,”valuesn”)
      contoh : mysql> insert into anggota(id_anggota,nama,alamat,notelp)
      -> values (“A001”,”Andi”,”Tangerang”,”02199999”);
11. Perintah untuk melihat data table
      Mysql> select* from nmtable;
      Contoh : mysql> select* from anggota;
12. Perintah untuk mengupdate atau mengedit isi tabel
      Mysql> update namatable set field=value where criteria;
     Contoh : mysql> update anggota set nama=”Andi” where alamat=”Jakarta”;
13. Perintah untuk menghapus isi tabel
      Mysql> delete from nmtabel where criteria;
      Contoh : mysql> delete from anggota where id_anggota=”A001”;
14. Perintah untuk menambahkan atau menyisipkin record baru dalam tabel
      Mysql> alter table nmtable
      -> add fieldbaru type(size) after field2;
     Contoh : mysql> alter table anggota
     -> add jnskel varchar(10) after nama;
15. Perintah untuk menampilkan isi table berdasarkan satu criteria tertentu
      Mysql> select* from nmtabel where criteria;
      Contoh : mysql> select*from anggota where alamat=”Jakarta”;
16. Perintah menampilkan isi table berdasarkan lebih dari satu criteria
      Contoh menampilkan nama dan jekel berdasarkan id_anggota yang id_anggota=”A002”
      Mysql>select nama,jekel from anggota where id_anggota=”A002”;
17. Perintah menampilkan isi tabel berdasarkan criteria tertentu tetapi data diurutkan secara ascending
      Contoh : menampilkan semua isi tabel tetapi diurutkan berdasarkan nama
      Mysql>select*from anggota
      ->order by nama;
18. Perintah menampilkan jumlah data berdasarkan criteria tertentu
      Contoh : menampilkan jumlah jekel perempuan
      Mysql >select count(*) form anggota
      ->where jekel=”perempuan”;
19. Perintah untuk menampilkan nama anggota yang diawali huruf a (contoh:ahmad,andri)
      Mysql>select nama from anggota where nama like “a%”;
20. Perintah untuk menampilkan nama anggota yang diakhiri huruf a (contoh : indra,rasya)
      Mysql>select nama from anggota where nama like “%a”;
21. Perintah untuk merubah field
      Mysql>Alter table anggota change jenkel jenis_kelamin varchar (20);
22. Perintah menampilkan isi tabel berdasarkan criteria tertentu tetapi data diurutkan secara descending
      Mysql>select*from anggota
      ->order by nama desc;

QUERY
Buatlah 3 tabel di dalam database tamanbacaan dengan struktur tabel di bawah ini :
1. tabel buku
Field Type Size ket
Idbuku Char 4 Primary
Judul_buku Varchar 30
Pengarang Varchar 25
Penerbit Varchar 25
Harga_sewa Int 11

2. Tabel pinjam
Field Type Size ket
No_pinjam Char 3 Primary key
Id_anggota Char 4
Tgl_pinjam Date
Tgl_kembali date

3. Tabel detail
Field Type Size Ket
No_pinjam Char 3
Idbuku Char 4
Jml_pinjam Int 3

Queri dengan relasi 2 tabel :

Field Sumber Tabel
No_pinjam Pinjam
Id_anggota Pinjam
Alamat Anggota
Telp Anggota
Tgl_pinjam Pinjam
Tgl_kembali Pinjam
Lama Ekspresi
Denda ekspresi

Ketentuan :
Lama diperoleh dari (tgl_kembali )-(tgl_pinjam)
Denda diperoleh jika lama >3 maka denda=(lama-3)x500

Sintaks/perintah SQLnya :
Mysql>select pinjam.no_pinjam,
->pinjam.id_anggota,
->anggota.nama,
->anggota.alamat,
->anggota.telp,
->pinjam.tgl_pinjam,
->pinjam.tgl_kembali,
->(pinjam.tgl_kembali)-(pinjam.tgl_pinjam) as lama,
->if((pinjam.tgl_kembali)-(pinjam.tgl.pinjam)>3,500*((pinjam.tgl_kembali)-(pinjam.tgl_pinjam)-3),0)as denda from anggota inner join pinjam on anggota.id-anggota=pinjam.id_anggota;

Queri dengan relasi 4 tabel :

Field Sumber table
No_pinjam Detail
Id_anggota Pinjam
Nama Anggota
Idbuku Detail
Pengarang Buku
Penerbit Buku
Harga_sewa Buku
Jml_pinjam Detail
Total Ekspresi
Bonus ekspresi

Ketentuan :
Total =harga-sewa x jumlah pinjam
Bonus diperoleh jika jumlah pinjam>=5 maka total-1000
Jika jumlah pinjam =10 maka total-1500 selain itu bonus=0
Sintaks/perintah SQLnya :
Mysql>select detail.no_pinjam,
->pinjam.id_anggota,
->anggota.nama,
->detail.idbuku,
->buku.pengarang,
->buku.penerbit,
->buku.harga_sewa,
->detail.jml_pinjam,
->(buku.harga_sewa)*(detail.jml_pinjam) as total,
->if((detail.jml_pinjam)>5,(buku.harga_sewa)*(detail.jml_pinjam)-1000,
->if((detail.jml_pinjam)=10,(buku.harga_sewa)*(detail.jml-pinjam)-1500,0))as bonus from (anggota inner join pinjam on anggota.id_anggota=pinjam.id_anggota)inner join (buku inner join detail on buku.idbuku=detail.idbuku)on pinjam.no_pinjam=detail.no_pinjam;

Followers

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified


  © Blogger template 'A Click Apart' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP